Arkand : Nama Indonesia harus diganti Nusantara



Arkand yang bebaju putih, seorang Ahli metafisika
Jakarta,SHnews-(28/02/2014). kita mungkin sering mendengar bila ada anak yang sering sakit-sakitan lalu menganti namanya kemudian anak itu sembuh dengan pendekatan budaya dan religiusitas, inilah dasar yang membuat Arkand Bodhana Zeshaprajna ingin merubah nama indonesia menjadi Viranegari Nusantara.

Landasan Arkand menghendaki nama Indonesia segera diganti karna melihat struktur susunan nama Indonesia terlalu jelek sehingga mempengaruhi keadaan bangsanya dan pola fikir pribuminya, menurutnya nama Indonesia hanya memiliki Synchronicity Value sebesar 0.5 dan Coherence Value 0.2 yang menunjukkan rendahnya kualitas struktur nama tersebut.

apa itu Synchronicity Value dan Coherence Value ? Arkan menjelaskan dalam lamannya Arkand.com yaitu Bahwa negara-negara maju memiliki struktur nama yang berkualitas baik dan negara-negara yang belum juga maju dan tetap miskin memiliki struktur nama yang berkualitas rendah.

Arkand yang dirinya sudah menjadi Ahli metafisika mempunyai prediksi kuat akan gejala kehancuran Indonesia bisa dirasakan di tahun ini dan tahun depan, prediksi yang tidak akan meleset katanya ditahun 2020 Indonesia berada pada titik kehancuran. Dirinya pun menyebut bahwa mempertahankan nama Indonesia sebagai hal yang nekat. 

“Di sana ada satu garis waktu, justru kita bisa lihat polaritas-polaritas negatif. Nah kita sudah melewati 2 fase negatif polarity, nanti kita lewati lagi satu, di 2014 sampai 2023 dengan puncak tahun 2020” ujar Doktor lulusan University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat ini. Merdeka.com

Dalam fase negatif seperti itu, jarang sekali hampir tidak pernah bahkan, bila satu perusahaan atau negara dengan polaristas fase memuncak tak bisa melampauinya. Tak pernah ada. Jadi kita sangat berbahaya bila kita tak menggunakan nama nusantara," jelasnya.