Bahaya Bangkai Tikus terhadap Kesehatan



Menyoal kembali masalah bangkai tikus yang sengaja dibuang di jalanan membuat miris dan resah banyak orang, perbuatan sengaja ini jarag orang melihat iba dan perduli untuk segera menhentikannya sampai ada tanggapan kepada Dinas Kesehatan Tingkat Daerah atau Kelurahan untuk segera menyadarkan masyarakat dan mengadakan sosialisasi.

Sepintas saja orang jijik, apalagi ada yang mainin bangkai tersebut dilempar kepada temennya. Ini perbuatan yang sangat berbahaya dan segera harus dihentikan dengan menyadarkan masyarakat akan bahaya Bangkai tikus pada kesehatan.

Terlebih sekarang musim hujan, ketika bangkai tikus bergeletakan di jalanan dan di bawa arus air akibat banjir maka disitu kuman bersarang dan menyebar.

Ketika diteliti oleh Tim Kajian Dokter, ternyata bangkai tikus tersebut banyak menularkan banyak penyakit, Dokter Hadi Jusuf dari Bagian Infeksi Penyakit Dalam Rumah Sakit Hasan Sadikin mengatakan, Penyakit yang ditimbulkan dari bangkai hewan mamalia tersebut berupa leptospirosis disebabkan oleh kuman Leptospira dari tikus mati.

Ada 16 jenis kuman Leptospira yang bisa menginfeksi manusia. Namun, yang cukup banyak ditemukan di Indonesia sebanyak tujuh jenis. Kuman ini awalnya menginfeksi binatang mamalia, salah satunya tikus. Tikus yang terinfeksi akan mengeluarkan air kencing yang mengandung kuman tersebut. Kuman Leptospira dari tikus kemudian bisa terbawa aliran air sungai, selokan, dan lainnya.

Kuman ini biasa masuk melalui kulit yang luka atau selaput lendir tenggorokan dan mata. Ketika berada dalam tubuh manusia, kuman akan mengebor jaringan tubuh dan menghasilkan enzim tertentu, lalu masuk ke daerah otak, jantung, hati, atau organ tubuh lainnya.

Kerusakan organ inilah yang menyulitkan dan memperparah pada manusia. Organ yang rusak harus diperbaiki melalui berbagai terapi. Namun, jika cukup parah, kerusakan organ bisa menyebabkan kematian. Itu sebabnya, penyakit ini harus segera ditangani. Jika pendeteksiannya cepat, sesungguhnya leptospirosis mudah disembuhkan dan antibiotiknya tersedia dengan harga murah. Gejala leptospirosis antara lain demam mendadak, kulit kemerahan, dan pegal otot.

Leptospirosis tidak menular dari manusia ke manusia. Untuk mencegahnya, kita cukup membiasakan hidup bersih, Jangan membuang bangkai tikus di Jalanan, kalau ada tikus mati sebaiknya di kubur aja. Karna kemunculan penyakit ini bisa dicegah.(kompas.com)