Ahok: DKI Lahan Basah Bagi Pejabat Nakal

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Jakarta (6/3/2014) SHnews ~ Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan Wakir Gubernur DKI Jakarta menyatakan, di Jakarta untuk seorang birokrat atau pejabat nakal adalah tempat yang mudah dan cepat untuk mendapatkan uang haram dalam jumblah besar.
"Di DKI mencari sepuluh hingga seratus miliar tidak susah. Tinggal mainkan tata ruang KDB (Koefisien Dasar Bangunan) dan KLB (Koefisien Luas Bangunan), itu semuanya uang. Saya cukup paham dengan hal itu," kata Ahok, pada acara peresmian pengurus Kadin DKI Jakarta Kamis (6/3/14), periode (2013-2018) di ruang Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta.

Untuk dapat memberantas pejabat nakal tersebut dan menggenjot meningkatkan Pendapatan Asli Daerah(PAD), Ahok bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Wododo telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keuangan (BPK).

Untuk itu, ia berharap tidak ada lagi pengusaha-pengusaha yang berbuat curang, terutama menyangkut pajak yang dikeluarkan. Dia juga menegaskan kepada pengusaha untuk tidak berusaha menyuap aparatur pemerintah.
"Semua pengusaha jika membuka tempat hiburan atau restoran, jangan ada lagi yang bermain-main dengan pajak penghasilan, karena setiap sen-nya akan kami pertanggungjawabkan,"  pugkas Ahok.

Ahok juga mengatakan, "Tapi jika bapak atau ibu pengurus Kadin ingin melanjutkannya, artinya bapak dan ibu buta dan tuli. Kenapa? Karena didepan kita akam menghadapi AFTA. Di Jakarta ini, kami ingin yang seperti itu disingkirkan saja, karena tidak mendatangkan apapun," terang Ahok.
~ Jhon Kolay ~

Foto by baratamedia