Anak anak kaum Marjinal

Jakarta SHnews, [ 4/3/14 ] - Kita masih beruntung dibanding mereka dijalan, anak - anak kita masih mengenyam pendidikan ? banyak generasi bangsa ini yang hidup dibawah garis kemiskinan, jangankan untuk menyekolahkan anak - anak mereka, untuk makan sehari hari saja mereka sulit. dijalan mereka berlomba mencari kebutuhan perut,. diterminal mereka berlindung dari lelapnya kantuk, dibawah kolong jalan layang mereka berteduh dari hujan. dengan siapakah anak - anak Indonesia ini mengadu ? banyak yang ingin bersekolah seperti wajarnya anak yang lain dari kehidupan mapan.

Tak terhitung jumlah mereka dijalan - jalan Jakarta, aktifitasnya  menjadi hiasan perempatan lampu merah dari pagi hari sampai menjelang pagi lagi.sangat miris sekali dengan kehidupan para koruptor yang hidup dengan bergelimang uang rakyat, tersenyun bersama istri mudanya, berteriak sambil menikmati barang haram [ narkoba ] . ini harus menjadi tugas Pemerintah provinsi dan Departemen sosial , untuk mengurangi kesenjangan sosial dimata masyarakat Indonesia  dimasa depan.

Tugas dan tanggung jawab bukan saja jadi permasalaha Pemprov dan Dinas sosial saja ? tapi menjadi pekerjaan bangsa ini , khusunya para teknorat yang peduli terhadap nasib dan masa depan bangsa , agar tidak menjadi bangsa pengemis, pengamen, dan kembali menjadi bangsa yang mandiri dan dihormati bangsa - bangsa lain di dunia. bukankah Indonesia negeri kaya yang terkenal . mursito.