Bajaj dan Bemo

Jakarta SHnews, [ 4/3/14 ] - Kebisingan ibukota  sudah menjadi santapan masyarakat Jakarta setiap hari, apalagi deru berisik suara knalpot bajaj dan bemo yang masih menghiasi sebagian wilayah di Jakarta. kendaraan roda tiga yang usia sudah cukup tua menjadi warna kehidupan masyarakat kota .rupanya keberadaan kendaraan jenis ini masih memiliki banyak peminat terutama buat kaum kecil yang pas - pasan dengan ongkos yang cukup terjangkau. kendaraan jenis ini memang sudah tidak layak lagi buat kehidupan masyarakat Jakarta ? tapi kenyataanya angkutan umum yang berasal dari negeri India ini dapat menjangkau tempat - tempat sempit di Jakarta.

Entah tahun berapa kendaraan jenis bajaj dan bemo hadir di Jakarta ? dengan melihat eksitensinya angkutan umum masyarakat kalangan menengah kebawah ini amat dicintai , dari kalangan ibu dibutuhkan  jika pulang pergi kepasar, dari kalangan pelajar juga cukup banyak menggunakan bajaj dan bemo. memang sudah menjadi kebutuhan hidup saling menunjang. tidak semua tempat di Jakarta ada bajaj dan bemonya. untuk melihat aktifitas bemo hanya ada dibeberapa tempat saja, seperti Jakarta pusat : Manggarai, Kota, salemba. dan Jakarta timur hanya ada di Buaran - Pupar. sedangkan untuk bajaj hampir seluruh tempat di Jakarta ada.

Membandingkan Bus trans Jakarta dan BKTB  dengan bajaj dan bemo amatlah kontradiktif, bukan hanya dari segi biaya dan eksitensinya. Bus trans Jakarta dan BKTB memang gagah dan indah jika dipandang menambah warna buat Jakarta. tapi dari segi biaya kita di bohongin, dibodohin oleh negeri produsen mobil dari negeri China. kita membeli barang bekas dan busuk dari segali jenisnya. amatlah  kontras sekali dengan biaya dan eksitensi bajaj dan bemo. semoga menjadi pelajaran buat bangsa ini. mursito.