Debu di Jakarta barat

Jakarta SHnews, [ 8/3/14 ] - Perbaikan jalan yang lambat seperti tidak pernah memikrkan dampak lingkungan dan sangat mengganggu para pengguna jalan yang melewati jalan ini. untuk kelancaran dan mengurangi kemacetann Pemprov DKI Jakarta memperbaiki jalan ini , dari Cengkareng menuju Pesing tepatnya jalan Daan mogot KM 13 tepat didepan Samsat Jakarta barat, banyak pengendara motor mengeluhkan debu dari pembangunan jalan ini. siang yang terik dicampur debu , malam pun demikian. pembangunan  jalan ini baru memasuki tarap permulaan atau pengurukan yaitu : batu makadam, dan  batu split halus yang menghasilkan debu seperti butiran semen.

Kelambanan perbaikan ini dikeluhkan oleh pengendara motor yang setiap hari melintasi jalan Cengkareng - pesing, sebut saja Irawan. warga Taman palm yang bekerja di jalan Jelambar.bagaimana kami tidak protes dengan Pemprov DKI Jakarta dan Dinas pekerjaan umum, berkat ulah kedua Instansi itu sekarang saya menderita penyakit Inpeksi saluran pernapasan akut [ Ispa ] " kata Irawan jengkel,.memang menjadi dilema buat kita semua ? tidak dibangun jalan itu kemacetan sulit di urai, belum lagi kalau hujan air menggenangi. kalau pembangunanya lambat sangatlah mengganggu para pengguna jalan .

Harusnya Pemvrop DKI Jakarta selaku pemilik wilayah harus memberi ketegasan terhadap kontraktor pembangunan jalan yang bekerja sama dengan Sudin Pekerjaan umum, sehingga perencanaan pembangunan jalan raya ini .dapat cepat terselesaikan tepat pada waktunya, dan warga tidak mengeluh , belum lagi jalan ini sering macet dan ketidak hadiran petugas kepolisian dijalan memancing para pak ogah mencari kesempatan. memang petugas kepolisian kerap ada dijalan ini tapi hanya pagi hari dan sore menjelang Magrib. mursito.