Jalan-jalan Menyusuri Kampung Luar batang

masjid luar batang
Jakarta, SHNews(14/3). Apabila kita berjalan-jalan di kawasan kota tua, dibelakang Gedung Museum Bahari, terletak Kampung Luar Batang. Kampung yang letaknya masuk dalam wilayah Kelurahan Penjaringan ini merupakan pemukiman kampung tertua di Jakarta. Menurut informasi kampung ini dibangun sekitar tahun 1630-an. Dahulunya pemukiman ini merupakan tempat persinggahan para awak kapal yang ingin masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa, karena tempatnya yang dekat dengan pantai Laut Jawa. Ada peraturan yang diterapkan untuk perahu-perahu pribumi, mereka tidak bisa bebas keluar masuk ke Pelabuhan terutama di waktu malam.
Di Kampung inilah terletak sebuah masjid tua yang melegenda sejak zaman dahulu yang setiap harinya tak pernah sepi dari pengunjung. Masjid ini mempunyai ciri khas yaitu memiliki 12 tiang penyangga dan luas kurang lebih 3.500 m2.
Di dalam masjid ini terdapat makam aulia yang dikeramatkan, yaitu makam Habib Husein bin Abubakar Alaydrus. Ia meninggal pada tanggal 24 Juni 1756.

Konon menurut cerita masyarakat sekitar  Habib Husein adalah seorang penyiar agama Islam berasal dari Yaman. Ketika ia meninggal jasadnya dikembalikan ke negara asalnya namun keanehan terjadi pada saat hendak dimakamkan ternyata jenazah beliau tidak ada, dan tersiar kabar bahwa jenazah keluar dari kurung batang. Ternyata jenazah tersebut  masih berada di dalam kamar,yang sekarang jadi makamnya di dalam masjid ini. Itulah mengapa kampung ini dinamakan “Luar Batang”. (mz)


foto.dari berbagai sumber