Keakraban Kusir Andong Dengan Calon Pemimpin Negeri

Jenderal (purn) Wiranto
Jakarta (8/3/2014) SHnews ~ Colon Presiden dari Partai Hanura mengutarakan seputar mode transportasi masa lalu yaitu kereta kuda atau biasa disebut andong, yang  memiliki cerita yang membekas di dalam kehidupan Wiranto.

Andong (kereta kuda) meskipun dahulu merupakan trransportasi andalan bagi masyarakat di Pulau Jawa, dengan perlahan seiring perkembangan jaman andong kini sudah jarang ditemui dikota-kota besar yang digunakan sebagai alat trsportasi masyarakat, melainkan hanya digunakan untuk kepentingan wisatawan sebagai daya tarik didunia pariwisata.

Begitu pula andong yang banyak berada di kota Yogyakarta khususnya didaerah wisata belanja Malioboro, andong kini hanya digunakan untuk kepentingan wisatawan yang berkunjung ke kota Yogyakarta. Baik itu untuk mengantar wisatawan berkeliling ke objek-objek wisata ataupun untuk mengantar sekedar belanja oleh-oleh.

"Kalau jaman dulu memang kemana-mana naik andong, tetapi sekarang sudah berubah pada sektor wisata, seperti yang ada di Malioboro," tutur Wiranto, di Yogyakarta, Jumat (7/3/14).

Wiranto memang mempunyai kenangan dimasa lalu dengan kereta kuda atau andong ini. Dia mengisahkan saat usianya belum genap satu bulan, dia sudah naik andong dari Yogyakarta, menuju Solo Jawa Tengah sekitar tahun 1947.

"Saya lahir di Yogyakarta 67 tahun lalu yaitu pada tanggal 4-4-1947. Baru berusia 28 hari, naik andong menuju Solo. Sampai Klaten kudanya mati," canda Wiranto saat berbincang akrab dengan salah satu kusir andong Suharman di Malioboro, Yogyakarta.

Wiranto memang tampak terlihat akrab ngobrol dengan Suharman diatas andong milik Suharman. Pada Wiranto,  Suharman yang merupakan kusir andong sejak tahun 1975 menyampaikan keluh-kesahnya seputar hidupnya sebagai kusir andong.

Suharman mengaku merasa senang dan bangga karena seorang Calon Pemimpin negeri menaiki andong miliknya.
"Semoga besok sekses memimpin negeri ini," ungkap lugu Suharman pada Wiranto.

Diakhir oblolan yang begitu akrab antara kusir andong dan seorang Calon Pemimpin negeri, Wiranto meminta Suharman untuk mengantarnya ke sebuah Masjid yang ada di Kota Baru, Gondokusuman, Yogyakarta untuk menunaikan salat Jumat berjamaah. Sebelum andong yang dikusiri Suharman beranjak, Wiranto menyempatkan diri memberikan Suharman Award Hati Nurani Rakyat dan sejumblah uang.

"Ini sedikit uang untuk berobat kalau sakit, beli pakan kuda biar sehat," kata Wiranto seraya tersenyum.
~ Jhon Kolay ~

Foto by angsana