Kurangnya Pengunjung Halte Busway Sunter

Gambar Keadaan Hate Busway Sekitar Sunter.



Jakarta SHnews, (5/03/14) - Trasnjakarta koridor 12 yang mulai beroprasi pada 14 februari 2013, dengan jurusan Halte Tanjung Priok sampai Halte Pluit, terdapat masih banyak Halte-Halte yang masih sepi pengunjung, khususnya Halte Busway Sunter Karya dan Halte Busway Danau Agung.
“Sepinya pengguna Busway ini di sebabkan Bus Trasnjakrta yang datangnya lama  mungkin karena kondisi Jakarta apa lagi priok yah mas, kalau lagi export , import  menyebabkan kendaraan jadi macet dan membuat keterlambatan datangnya Bus trasjakarta, selain itu kurangnya Armada khususnya di koridor 12 ini yang jumlahnya Cuma 20 Bus  mungkin salah satu penunjannya” kata Noval supervisior saat di wawancara oleh Jurnalis Shnews di Halte Busway Sunter Karya.

Di wilayah sunter pun banyak angkutan-angkutan umum seperti Mikrolet, Kopaja, Ojek, Bajaj,  yang beroprasi, juga menjadi penyebab sedikitnya pengguna Trasjakarta di wilayah Sunter, pengguna kendaraan umum lebih memilih angkot yang ada tiap saat di bandingkan harus menunggu Trasjakarta yang datangnya lama.

Tempat yang strategis juga menjadi faktor sepinya pengunjung, seperti Halte Busway Danau Agung, 
Deni mengatakan “di sini tempatnya gak strategis mas, sebelah kanan Ruko / Kantor dan sebelah kiri Kali, gak lebih dari 200 pengunjung tiap harinya, sama kurangnya jumlah Bus mas, kita dah ngajuin minta penambahan Armada tapi, sampai sekarang belum tau nih, ” kata deni supervisior yang mengaku baru di pindahkan di Halte Busway Danau Agung. (C.a)