Menyisir Taman Suaka Margasatwa Muara Angke



Taman Suaka Margasatwa Muara Angke


Jakarta,SHNews(12/3).Taman Suaka Margasatwa Muara Angke adalah sebuah kawasan konservasi edukatif berdasarkan SK Menteri Kehutanan RI no.:097/Kpts-II/1988. Taman Suaka ini menyajikan ekosistem hutan bakau(mangrove) di pesisir utara Jakarta. Secara administrative kawasan ini termasuk wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kotamadya Jakarta Utara. Cagar alam ini berdampingan dengan Perumahan Pantai Indah Kapuk,  yang  dibatasi kali Angke dengan pemukiman nelayan Muara Angke. Tak jauh di sebelah utara terdapat hutan lindung Angke-Kapuk yang juga berada dalam wewenang Dinas Kehutanan.
Meski kecil, namun peranan Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) cukup penting bagi dunia, sebuah organisasi  pelestarian burung dunia (BirdLife International ) memasukkan Muara Angke sebagai salah satu daerah penting bagi burung di Pulau Jawa.
Pada awalnya SMMA ini hanya seluas 15,04 ha. Kemudian sekitar tahun 1960-an SMMA ini diperluas hingga 1.344,62 ha, setelah adanya perubahan status dari Menteri Kehutanan  total luas menjadi 25,02 ha.
Di dalam taman ini tercatat ada sekitar 30 jenis tumbuhan, 11 diantaranya adalah jenis bakau. Cagar alam ini juga dihuni oleh beberapa jenis burung, kelompok monyet liar, berang-berang, juga terdapat spesies reptil seperti ular dan buaya muara.

Untuk mencapai SMMA bisa memakai busway atau angkutan umum dan memakan waktu hanya sekitar 15 menit dari bandara.(mz)