Perayaan Nyepi juga dilakukan oleh turis Bali

Perayaan Nyepi di Bali

Jakarta,SHnews. Malam ini umat Hindu mulai melakukan ritual puasa tidak melakukan aktiftas apapun.  Tak ada setitik cahayapun yang terlihat di Bali, suasana gelap gulita, keheningan merambah di seantero jagad raya.

Tak satu pun umat Hindu yang terlihat berjalan mondar-mandir, hanya ada satu-dua petugas kepolisian yang berjaga demi menjaga keamanan pada saat umat Hindu melakukan ritual Nyepi.
Nyepi adalah hari pergantian tahun baru Saka yang jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercaya sebagai hari penyucian Dewa yang berada di pusat samudra dengan membawa Tirtha Amerta atau air yang suci. Sebelumnya umat Hindu melakukan  beberapa ritual yakni:
·         Melasti yaitu upacara pembersihan dan pensucian alat-alat atau sarana prasarana sembahyang. Biasanya alat-alat atau sarana ini diusung  ke laut atau air yang dianggap suci untuk dibersihkan. Tujuan dilakukan upacara Melasti ini adalah untuk memohon Tirtha Amerta (air suci) dari Hyang Widhi.

·         Tawur Kesanga yaitu persembahan kepada para bhuta berupa caru. Biasanya dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan hari raya Nyepi. Tujuannya agar sifat-sifat jahat tidak mengikuti dan menghilang ke dalam diri manusia selama satu tahun kedepan.

·         Nyepi inilah yang dilakukan saat ini oleh umat Hindu, melakukan Catur Bratha penyepian. Disini seluruh umat Hindu dilarang melakukan segala aktifitas, yakni tidak bekerja, tidak menyalakan api/penerangan, dan tidak melakukan kegiatan hiburan. Semua ini dilakukan untuk mengekang hawa nafsu. Melakukan instropeksi dari masa lalu hingga pada saat sekarang ini, semua ini dilakukan selama satu hari penuh. Hebatnya Bali yang memang surganya wisatawan Domestik benar-benar menjaga ketika dilaksanakan ritual ini. Para turis turut melakukan pantangan ini karena mereka memang sangat menghargai ritual ini.

·         Ngembak Geni dilakukan setelah hari raya Nyepi, disini semua aktivitas berjalan normal kembali seperti sediakala. Biasanya sebelumnya umat Hindu melakukan sembahyang dan memanjatkan doa kepada sang Hyang Widhi Wasa agar mendapat segala kebaikan selama setahun nanti. 

      Apa yang dilakukan oleh umat Hindu dalam merayakan Nyepi sepatutnya menjadi contoh untuk kita semua, segala sesuatu yang kita lakukan seyogyanya dilakukan atas kesadaran dari dalam hati, keikhlasan untuk bisa menerima segala sesuatu baik buruk ataupun baik, dan berusaha agar mampu mengontrol hawa nafsu supaya tidak terjerumus dalam melakukan kemaksiatan. (mz JP)  
F    Foto. Dok. Google