Rabies Virus Mematikan

Pasien Terjangkit Rabies
Jakarta (1/2/2014) SHnews ~ Sejak pasien terjangkit virus rabies, harapan hidup pasien tinggal tiga  minggu hingga delapan minggu. Virus menjalar dengan cepat ke saraf dan melumpuhkan otak. Jika gejala rabies muncul, dipastikan pasien akan meninggal kurang dari satu minggu.

Demikian yang dikatakan Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Andi Muhadir.

Rabies adalah infeksi akut pada susunan saraf pusat akibat virus rabies yang ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies, terutama anjing, kucing, dan kera. Virus terdapat di air liur.

Gejala terbagi dalam empat stadium. Pada stadium permulaan gejalanya lemas, sulit makan, bahkan anoreksia. Stadium kedua yaitu fase rangsangan,  ditandai panas dan kesemutan pada luka gigitan serta cemas dan reaksi berlebihan akibat rangsangan sensorik.
Stadium ketiga ditandai dengan terjadinya perubahan perilaku, suka berteriak, menjambak rambut, berlari dan melompat-lompat, takut air, takut rasa udara, takut cahaya, berlebihan air liur, cairan tubuh, maupun air mata. Stadium akhir, lumpuh dan meninggal.

Menurut Andi, penyakit rabies dapat dicegah dengan memberikan vaksin pada binatang yang berpotensi sebagai penyebar virus rabies. Jika tergigit, luka harus segera dicuci dengan air dan sabun agar lemak yang menyelimuti virus rabies larut sehingga virus mati. Setelah itu, pasien harus diberi vaksin antirabies (VAR), sekaligus serum antirabies (SAR). Hal tersebut untuk mencegah virus yang bergerak cepat menuju pusat saraf, yakni otak.

Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Mardiatmi mengatakan, potensi gigitan anjing semangkin tinggi seiring meningkatnya populasi anjing di Indonesia yang kini mencapai empat juta ekor. Potensi penyebaran melalui anjing 98 persen. Untuk itu, minimal 70 persen anjing harus di vaksin.
~ Jhon Kolay ~

Foto by wikipedia
Sumber : Kemenkes dan Kementan