Ragam Keelokan Cupang

Jakarta SHNews(10/2). Bagi anda penggemar dan penikmat ikan hias mungkin tak asing dengan ikan hias yang satu ini. Ikan air tawar yang habitat aslinya di Asia Tenggara ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan agresif. Dengan keelokan ekor panjang atau melingkar nan meliuk-liuk juga kontras dengan kombinasi warnanya. Ikan cupang hias telah mampu memikat hati penggemarnya.

Namun bagi anda peminat baru atau mungkin akan berencana bergabung di komunitas cupang hias tak ada salahnya anda mengetahui dulu beragam jenis ikan cupang, berikut sedikit infonya saya bagikan kepada anda.
Halfmoon ; memiliki sirip yang dapat mengembang setengah lingkaran atau bulan. Bahkan bisa mengembang hingga 180 derajat persis seperti burung merak. Cupang ini berasal dari Thailand dan cukup banyak  mendatangkan rezeki.
Crowntail (Serit) : memiliki sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir serit. Cupang ini berasal dari Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu bila diekspor.
Plakat :  bentuknya hampir mirip dengan cupang adu, namun keunikannya bila ia merasa terusik siripnya akan tegak mengembang melebihi 180 derajat.
Double tail (Cagak) : memiliki ekor ganda yang bercabang menjadi 2 bagian
Giant : merupakan hasil dari perkawinan silang antara cupang alam dengan cupang biasa. Ukurannya bisa mencapai 12 cm, dan ikan cupang ini merupakan cupang yang terbesar.
Aduan (Bagan) : memiliki bentuk ramping, ada cekungan halus dari ujung badan sampai samping badan, bentuk dahi mirip ikan arwana, bibir tebal, sirip ekor halus rapat. Meski pembawaannya terlihat santai namun cupang jenis ini yang biasa menang di medan laga. Nama Bagan diambil dari nama daerah Bagan Siapi-api di Sumatera Utara darimana cupang ini berasal.
Cupang Alam : adalah asal dari cupang asli, hidup di rawa, sungai kecil atau sawah. Meski diperoleh langsung dari alam keindahannya dapat langsung dinikmati. Dengan bentuk tubuh kecil dan sirip yang pendek cupang hias ini sering digunakan sebagai cupang aduan. Ada beberapa jenis cupang alam diantaranya :
·         Cupang Bruney (Betta Macrostoma) : Dijuluki “Bruney Beauty” ikan cupang ini memang pantas menyandangnya. Dengan komposisi warna biru atau hijau kemerahan,ditambah guratan merah dan hijau muda di bagian tepinya. Ikan ini berasal dari Kalimantan
·         Cupang Emas (Betta Unimaculata) : Warna tubuh dan siripnya kuning kemilau kehijauan,dengan panjang tubuh 12 cm. Cupang jenis ini bisa ditemui di sungai-sungai kecil di daerah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Biasa disebut dengan “Golden Betta”
·         Cupang Sarawak (Betta Akarensis) : Panjang tubuhnya maksimal 7 cm, warna tubuhnya kelabu kehijauan, sementara siripnya berwarna hijau muda transparan. Ikan ini ada di Kalimantan dan beberapa Negara Asia Tenggara lainnya.
·         Cupang Paradise (Macropodus Opercularis) : Warna tubuhnya hijau muda ditambah hiasan garis vertikal hijau tua, siripnya berwarna hijau kemilau. Sirip ekor lebar memanjang dibagian atas dan bawah. Panjangnya mencapai 8 cm.
·         Cupang Surga (Macropodus Concolor) :  Bentuknya mirip cupang Paradise. Warna tubuhnya kuning kecoklatan, warna sirip yang panjang kuning transparan sedang warna sirip ekor berwarna merah kemilau. Perbedaannya adalah panjang tubuh ikan cupang surga mencapai 12 cm. Ikan ini banyak dijumpai diKepulauan Jawa, Sumatera dan Negara Asia Tenggara lainnya.

·         Cupang sawah (Trichopsis Schalleri) penampilannya mirip dengan ikan sepat, justru ikan inilah yang mendapat julukan ikan cupang pertama kali. Dengan panjang tubuh hanya 6 cm. memiliki warna kekuningan dan seluruh siripnya berwarna merah transparan. Ikan ini bisa dengan mudah dijumpai disawah-sawah daerah Jawa, Sumatra, serta sungai-sungai kecil di Kalimantan.(mz)