Solusi jika di tilang polisi

Jakarta, SHnews (13/03/14) - banyak orang lebih memilih menyuap polisi agar bisa di bebaskan dari penilangan , bayar dengan polisi dengan jumlah yang rata-rata cukup tinggi , yah ada lah orang yang sampai membayar ratusan ribu biar ga ter tilang . padahal kalo dipikir-pikir lebih baik bayar ke negara dari pada harus menyuap polisi . saat di tilang sebaiknya kita meminta surat tilang yang berwarna biru , agar masalah cepat selesai . kalau polisi tidak mau mengasih surat biru malah mengasi surat merah sebaiknya lapor ke segera ke komandan polisi secara tegas . berikut perbedaan antara surat tilang berwana MERAH DAN BIRU :

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang.
Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.



SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA .


JURNALIS SHnews Andi Emma Khadijah Tribuana Tungga Dewi