Srikandi Hanura



 Srikandi Hanura


JAKARTA,SHNews- Aksi bakti sosial Srikandi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kali ini dilakukan di Jalan Manggis I, Manggarai, Jakarta Selatan.

Dalam acara tersebut, dibagikan juga paket sembako dan bersih-bersih lingkungan. Acara yang dihadiri ratusan ibu-ibu dan remaja putri tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian wanita terhadap lingkungan dan sesama.

Selain itu, seorang bayi kurang gizi juga mendapatkan perhatian khusus. Siti Zahra nama dari bayi berusia 40 bulan mengalami gizi buruk. Liliana Tanoesudibjo mengatakan, saat berkunjung ke Jalan Manggis I.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap partai Hanura, selain itu memberikan sumbangan sembako, memberi modal kepada warung kecil. Sementar, dalam kunjungan kemarin dia bersama pengurus Srikandi Hanura juga berkunjung kesebuah rumah petak yang ditempati oleh bayi 40 bukan yang mengalami gizi buruk.

"Saya baru tahu, di Jakarta masih ada yang mengalami gizi buruk," katanya disela-sela kunjungannya,

Menurutnya, kondisi Siti Zahra cukup memprihatinkan. Dari keterangan warga yang diterimanya, ibu dari Siti Zahra bernama Ayu dan bekerja sebagai cleaning service di salah satu perkantoran di Jakarta Selatan.

"Kita akan segera bawa ke dokter untuk kembali dirawat, kemarin sempat dirawat tapi dipulangkan karena gak ada biaya," tuturnya.

Pihaknya sangat prihatin, karena kesejahteraan masyarakat Ibu Kota ternyata juga masih ada yang dibawah dari kata sederhana. Oleh karena itu, Srikandi Hanura berniat untuk meningkatkan kesejahteraan dengan beberapa program yang saat ini sudah dijalankan.

"Masyarakat sekitar sini supaya lebih sejahtera, dan kita sudah ada programnya," tegasnya.

Ketua Umum Srikandi Hanura Miryam S Haryani menegasakan, saat ini Srikandi Hanura memiliki tiga program unggulan. Seperti program Gerakan Ekonomi Mandiri melalui satu juta warung, posyandu keliling, dan beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Setiap warung kita berikan uang Rp500 ribu, nantinya kita pantau. Kalau memang warungnya maju maka kita minta mereka untuk merekomendasikan warung lainnya supaya bisa ikut maju," jelasnya.

Sementara, salah satu manfaat dari program tersebut adalah selain meningkatkan ekonomi keluarga diharapkan juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga.

"Kalau mereka sejahtera maka tidak akan ada lagi kasus gizi buruk, jangan hanya janji tapi buktikan dengan bentuk nyata," tegasnya. Sementara, untuk bayi gizi Buruk Siti Zahra pihaknya akan segera membawanya ke RSCM untuk menjalani perawatan.