Tidak melibatkan keluarga Dalam Tubuh Hanura



Tidak melibatkan keluarga Dalam Tubuh Hanura



JAKARTA,SHNews- Menciptakan pemerintahan bersih memang harapan rakyat selama ini begitu juga dengan Calon Presiden dari Partai Hanura, Wiranto, melarang keluarganya untuk menjadi pengurus partai. Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan jika dia akhirnya terpilih menjadi Presiden nantinya.

"Dari awal saya sudah melarang Istri saya, anak saya untuk menjadi pengurus partai Hanura. Ayah saya juga saya larang untuk menjadi caleg," kata Wiranto menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) tentang upayanya menjaga pemerintahan bersih.

Ini dikatakan Wiranto saat menjadi pembicara pada acara dialog kebangsaan "mencari pemimpin Indonesia" di kampus Unnes Semarang,pekan lalu

Wiranto menjelaskan, jika keluarga sudah terlibat dalam urusan partai, maka akan sulit menjaga dari kepentingan. "Jika keluarga masuk ke dalam urusan politik, maka pemimpin itu sulit untuk tidak KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme),” ujarnya.

Untuk itu, pemimpin yang baik harus bersih dari kepentingan. "Pemimpin bisa tegas, kalau dia bersih tidak ada korupsi dan kepentingan lain," ungkapnya.

Wiranto menegaskan siapa pun presiden yang terpilih nantinya di 2014 merupakan yang terbaik. Untuk itu dia lebih memilih memenangkan Hanura di pemilu ketimbang pemenangan dirinya di pemilihan Presiden.

"Kalau saya suruh memiih, saya lebih senang Hanura menang dalam pemilu daripada saya menang Presiden. Dengan demikian, akan ada dukungan politik untuk membentuk pemerintahan yang bersih nantinya," ujar Wiranto