Hanura: Pemimpin Bukanlah Raja Kecil Di Antara Rakyat

Wiranto saat memberi sambutan diacara Maulid Nabi Muhammad SAW
Jakarta (10/3/2014) SHnews ~ Ketua Umum Partai Hanura, yang juga merupakan Calon Presiden, Wiranto,  mengutarakan seputar kriteria dari seorang Pemimpin atau Kepala Negara. Menurutnya seorang Pemimpin atau Kepala Negara harus mempunyai pengalaman yang luas disegala bidang dan dapat di percaya.

"Pemimpin tidaklah bisa instan, perlu ada pengalaman politik, pengalaman jabatan, pengalaman kerakyatan. Dan juga harus menggali pengalaman yang begitu banyak, baik dari diri sendiri, maupun dari orang lain. Baru dia akan matang menjadi seorang pemimpin," terang Wiranto di Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, Minggu malam (9/3/14) pada saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh warga masyarakat.

Pada kesempatan ini juga Wiranto mengatakan, bahwa pengalaman seorang Pemimpin sangatlah mutlak dan penting harus dimiliki. Dengan pengalaman itu maka seorang pemimpin akan dapat menyelesaikan setiap persoalan yang ada pada suatu bangsa atau negara yang dipimpinnya.

"Pemimpin itu tidak instan, tidak bisa dipaksakan dan dimanipulasi. Sebab negeri ini butuh pemimpin yang kedepannya mampu membawa rakyat Indonesia dalam satu konteks persaingan global yang sangat dahsyat dan ketat," ungkapnya.

Kemudian lanjut Wiranto, "Sehingga jika pemimpin tidak tahu permasalahan ekonomi global, masalah nasional, dan regional dan tidak mampu melihat fenomena yang dihadapi, permasalahan serta solusi, yah kita akan tetap seperti ini," pungkasnya lagi.

Dengan disaksikan warga masyarakat dan tokoh agama setempat, Wiranto menyampaikan harapannya, agar kedepan akan segera hadir pemimpin Indonesia berasal dari tokoh muda yang benar-benar memiliki pengalaman dan integritas yang tinggi.
"Supaya muncul pemimpin muda yang memiliki kecerdasan, memiliki pengalaman, memiliki keahlian, dan juga memiliki integritas serta memiliki wawasan kebangsaan yang baik," harapnya.

Untuk menjadi seorang pemimpin, kata Wiranto lagi, harus memiliki sikap bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukan, "Pemimpin harus punya prinsip akuntablitas mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan," tandasnya.

Menurutnya ini adalah hal yang sangat penting, karena seorang pemimpin dilembaga pemerintahan yang dipilih langsung oleh rakyat harus bisa menjaga apa yang telah diamanatkan.
"Kalau kita bicara pemimpin rakyat, kitakan pelayan rakyat, bukan raja kecil diantara rakyat. Kalau pemimpin rakyat ya merakyat, mendahulukan kepentingan rakyat bukan dirinya, kan yang milih rakyat, beliau hanya dimandatkan rakyat," paparnya.
~ Jhon Kolay ~

Foto by sindo