HANURA Masuk Parliamentary Treshold

SHnews, Jakarta - Penghitungan suara Pemilu Legislatif 2014 menurut versi Lingkaran Survey Indonesia (LSI) (10/04/14) telah memenuhi 97% suara nasional. Hanura dengan perolehan 5,27% memastikan masuk ambang batas parlemen (Parliamentary Treshold) dan berpeluang meloloskan sebagian kecil caleg-calegnya.

Sementara itu dua partai lainnya yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) terancam gagal meloloskan caleg-calegnya karena perolehan suara nasional keduanya hanya mencapai masing-masing 1,38% dan 0,98%, dibawah ambang batas yakni 3,5%.

Namun demikian, penghitungan itu baru berdasarkan kepada penghitungan cepat (quick count) dan bukan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kemungkinan bisa berubah. "Perkembangan yang dilakukan dalam penghitungan cepat yang sudah dipublikasi, dan KPU menegaskan bahwa perhitungan itu bukan merupakan hasil murni," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik, dalam konferensi pers di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (9/4/2014).

KPU meminta masyarakat untuk tetap memantau penghitungan itu hingga 9 Mei 2014 mendatang sehingga memperoleh hasil yang akurat dari KPU.

Langkah selanjutnya untuk memastikan lolos atau tidaknya menduduki kursi parlemen, para caleg HANURA hendaknya memantau jumlah perolehan suara masing-masing di dapilnya. Jika Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) terpenuhi maka seorang caleg dapat menduduki kursi parlemen. BPP adalah suara sah dibagi kursi yang tersedia di dapil masing-masing.

Jurnalis SHnews - Yulizar M. Iqbal