Stres Pemuda Terjun Bunuh Diri

Jakarta,SHnews - Diduga anak ini mengalami stres karena musim ujian masuk perguruan tinggi. Teman-teman dan gurunya seketika histeris, panik dan menangis karena begitu saja remaja tersebut memutuskan untuk bunuh diri. Dan tentu saja banyak temannya yang merasa trauma dengan apa yang mereka lihat.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua orang tua dan guru untuk lebih perhatian pada anak-anaknya. Mereka tak hanya bisa diserahkan pada pihak sekolah atau hanya pada rumah saja. Kehidupan pendidikan dan keluarga yang seimbang, serta mampu memahami kondisi psikologis mereka lebih membantu.

Karena anak tidak hanya butuh IQ namun juga butuh EQ yang berimbang. Ladies, semoga hal ini bisa jadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih bijaksana pada pertumbuhan anak maupun remaja di sekitar kita. Jangan biarkan mereka stres di usia muda.