Ibukota dikepung banjir

beritash.com,- Hujan yang hampir dua hari dua malam membuat ibukota negara lumpuh total, itensitas curah hujan yang tak pernah berhenti menyebabkan ruas jalan- jalan di Jakarta tergenang cukup parah, untuk wilayah Jakarta timur ada beberapa titik terparah seperti dijalan Perintis kemerfekaan dekat asmi, Pulomas , kawasan industri pulogadung yang ketinnggian airnya mencapai 50 cm sampai dengan 80 cm belum lagi daerah kampung pulo Jatinegara barat yang merupakan langganan banjir, untuk wilayah Jakarta utara daerah terpatah yaitu : jalan Yos sudarso, sunter, dan daerah elit kelapa gading , yang ketinggian airnya cukup pantastik yaitu mencapai 60 cm sampai dengan 90 cm, untuk wilayah Jakarta pusat terparah ada dijantung ibukota dijalan Medan merdeka barat depan istana negara yang ketinggian airnya mencapai 40 cm sampai drngan 60 cm , untuk wilayah Jakarta barat  daerah terparah ada di grogol depan universitas Trisakti, Tb angke dimana banyak kendaraan mogok tidak dapat melanjutkan perjalananya seperti sepeda motor mogok dan banyak juga masyarakat menggunakan jasa gerobak yang primadona ditengah banjir walau harganya cukup lumayan mahal.

Ini jadi tanggung jawab siapa? Gubernur DKI. kah ? atau pemrrintah pusat yang harus berjibaku dengan urusan air ? Ahok selaku gubernur DKI Jakarta mengatakan  " banyaknya waduk yang tidak berfungsi secara maksimal seperti waduk pluit, dan sejumlah waduk- waduk di Jakarta.

Kalau melawan alam itu sulit ? kata rumor sebagian masyarakat Indonesia? Intensitas hujan seperti di bulan Februari ini adalah wajar karena siklus tahunan yang sudah biasa , Indonesia sebagai negara tropis yang mempunyai dua musim yaotu penghujan dan kemarau suka tidak suka harus siap dan yang harus kita lakukan saat ini adalah berbenah dari dal keluarga sampai ketingkat RT,RW ,  dan Kelurahan bahu membahu mengurangi resiko banjir yang lebih besar agar kita dapat meminimalisir bencana..mursito jp..