Pertemuan Tokoh Agama menyikapi polemik antara KPK dan POLRI.

Jakarta beritaSH.com.
Kantor PBNU,kemis sore tokoh- tokoh agama dan kepercayaan,menyatukan pendapat,dalam menghadapi polemik KPK dan Polri
Menyerukan 7.keputusan diantaranya.
1).kepada Bangsa Indonesia untuk tidak khawatir,was-was atau resah,serta tetap tenang menjalankan aktifitas seperti biasanya.
2).kepada presiden Repoblik Indonnesia untuk terus secara sungguh-sungguh memimpin pembrantasan Korupsi .
3).mengetuk nurani peesiden Repoblik Indonesia untuk tidak ragu mengambil langkah yang tegas,cepat dan tepat untuk mengakhiri dan menyelesaikan kemelut antara KPK dan POLRI .
4).menyerukan ,presiden Repoblik Indonnesia untuk mengangkat kepempinan Polri dengan mengutamakan Moralitas, kredibilitas,berintegrasi dan kapabel.
5).mendukung KPK dan Polri dalam menjalankan tugasnya menegakkan hukum dalam rangka membrantas Korupsi dan meningkatkan akuntabilitasnya.
6).mendorong semua pihak agar mennghentikan kriminalisasi  dan tidak menjadikan KPK dan Polri sebagai alat bagi kepentingan politik individu dan kelompok.
7).mengingatkan KPK untuk kembali ke fitrahnya dan betul- betul menjaga dan meningkatkan redibilitasnya sebagai lembaga pembrantasan Korupsi.
Demikian seruan yang telah disepakati oleh tokoh agama diantaraya , KH,Said aqil siroj, ketua PBNU,uung sendana ketua msjlis tinggi agama konghicu indonesia,pendeta Alberti patti (PGI) dan lain- lain
Andi.M