Songsong MEA, APEI Gelar Pelatihan Keahlian Kelistrikan

BeritaSH.com--APEI (Asosiasi Profesionalis Elektrikal - Mekanikal Indonesia) kembali gelar seminar kelistrikan bekerjasama  dengan LPJK Propinsi Jakarta dan Sekolah Tinggi Tehnik PLN.
Seminar yang mengusung tema Penilaian Ahli Bidang Jasa Konstuksi dalam mendukung pengembangan Konsruksi di Indonesia Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Diselenggarakan  pada hari Sabtu 14 Februari 2015 mulai pukul 07.30 WIB di Graha APEI PUSAT. Jl. Matraman Raya no.113 Palmeriam Jaktim.
Maksud tujuan seminar adalah untuk pengembangan profesional berkelanjutan gagal konstruksi atau gagal bangunan. Seminar di ikuti oleh 150 orang dari unsur pelaku bisnis khusus kelistrikan, Anggota APEI dan  Mahasiswa. Hadir Sebagai nara sumber Drs -Ir. Supriadi legino, MM.MBA, Drs. Heru Subagyo
   
Puji Muhardi sebagai ketua PD Jakarta  dalam sambutannya memberitahukan bahwa selesai seminar semua peserta akan diberikan sertifikat.
"Kelemahan di negara kita yang kurang adalah Sinergi, aset yang ada sumberdaya manusia yg dosen2nya mempunyai kualifakasi akademis yang baik dan mumpuni itu tidak di manfaatkan sebaik2nya, tapi dengan Apei telah bekerja sama dengan baik dan akan dikembangkan lagi dan besinergi untuk menciptakan tenaga2 kerja yang baru dan dapat bersaing di indonesia dan luar negeri." Kata Drs -Ir. Supriadi Legino, MM.MBA dari STT PLN saat memberi sambutan.
Dia melanjutkan "Kebijakan yang terjadi di Indonesia ada gap kampus dan pihak industri antara lembaga tapi mulai kini akan diminimalkan gap yang ada tersebut dengan memasukkan dalam kurikulum dalam STT PLN akan menerima sertifikat dan menciptakan mahasiswa yang siap pakai dengan melibatkan pejabat-pejabat untuk memberikan bekal kepada masiswa agar benang merah dapat terlihat." Pungkasnya.
Drs. Heru Subagio yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat APEI dalam sambutannya berharap"Seandainya ada kesalahan mengenai kelistrikan jangan langsung dibawa keranah hukum tapi kalau bisa diselesaikan dulu kesifat yang teknis dan profesional dipecahkan masalahnya, dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah-masalah  penilaian ahli dibawah kerana yang lain yang akan di bahas dalam seminar ini yang akan dirumuskan kedalam UU nanti." Harapnya.
Heru Subagyo menjadi nara sumber pertama membawakan tema "Perkembangan dan permasalahan konstruksi bidang ketenaga listrikan di Indonesia.  Sedangkan nara sumber ke dua Drs -Ir. Supriadi Legino, MM.MBA membawakan tema : "peran penilai ahli bidang jasa konstruksi dalam mendukung perkembangan industri jasa konstuksi. Di indonesia menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015".
Tampak peserta seminar sangat antusias di sesi diskusi dan tanya jawab. Seminar di tutup sekitar pukul 15.00 WIB.