FKPBM Mendobrak janji kampanye Presiden Jokowi.

Jakarta BeritaSH.
Paska banjir yang merendam Jakarta,menimbulkan banyak masalah,sampah numpuk dimana-mana yang berakibat berbagai penyakit mengancam warga atas dasar itu FKPBM terpanggil untuk ikut berpartisipasi membantu warga mengadakan bakti sosial berupa pengobatan geratis bertempat di RW 06 kelurahan tanjung priok ,kecamatan tanjung priok Jakarta utara.
Rencana kegiatan baktisosial pengobatan geratis tersebut awalnya akan dibarengi dengan kerjabakti,mengingat kegiatan ini harus bersinergi dan sangat erat kaitanya karna sehat itu bersber dari lingkungan yang sehat. Sayangnya niat baik FKPBM tidak direspon oleh bapak SUROTO dinas pembangunan, bahkan FKPBM merasa dipimpong.
Menurut H.Buhari.SH,MH ketua DPD DKI dan Anry Wasekjen 2 DPP telah melakukan audensi dengan instansi terkait perihal kegiatan ini tapi tak ada respon baik, " kami cuma dipingpong katanya sudah disposisi ke camat Tanjung priok , ternyata kami klaripikasi ke camat suratnya belom diterima oleh camat Tanjung pruok," pungkas anry dengan geram.
FKPBM tidak ingin banyak bicara tapi banyak bekerja, "kami mendobrak janji kampanye Jokowi agar masyarakat tidak kecewa terhadap kinerja pemerintah atas kerisis kesehatan yang terjadi paska banjir,presiden bukanya blusukan bersama rakyat malah meninggalkan Medan merdeka cari aman sendiri" tandas abdul Rasal Bs,SE yang akrab dipanggil daeng  Rijal dengan nada kecewa.
"Simbol  kampanye Dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat " KETUM FKPBM kembali menegaskan alasan selain panggilan nurani kemanusian untuk melakukan kegiatan seperti ini juga bentuk tangungjawab selaku tim dalam kampanye Pilpres 2014.
Kegiatan pengobatan gratis terlaksana dengan anggara suadaya FKPBM,sukses melayani 400 peserta terdiri  dari anak-anak,dewasa dan lansia.
Kegiatan semacam ini hendaknya mendapat perhatian khusus dari pemerintah,yang seharusnya sudah menjadi tangungjawab pemerintah.
Andi/diana.