MENKUMHAN BUKA INDUSTRI KERAJINAN TAS"JEERA DI RUTAN KELAS CIPINANG

Jakarta, 23 Juni 2016,Membangun pemasyarakatan menjadi sentral
Industri Lapas /Rutan yang moderm,prefesional,dan orentasi profit
Kini bukanlah angan-angan semata.Permsyarakatan tak bisa lagi
Dianggap sebagai gudangnya masalah,namun menjadi kesempatan kedua "secon chance"sekaligus sebagai tempat pembinaan yang potensial bagi warga Binaan Masyarakatan(WBP)untuk berkreasi
Dan menelurkan produk yang tidak hanya bisa dinikmati masyarakat
Namun juga menjadi karya yang inspiratif sebelum kembali ke masyarakat.
Geliat Pemasyarakatan Produktif yang dicanangkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham)semakin mendorong Permasyarakatan sebagai pencetak Sumber Daya Manusia(SDM)yang handal serta lokasi indutri yang produktif.Apalagi dengan modal SDM yang melimpah serta area luas yang potensial untuk dimanfaatkan menjadikan tinggi dan tebalnya tembok jeruji bukan lagi halangan untuk menwujudkan Permasyarkatan Produktif yang mampu menghasilkan karya/produk bernilai tinggi.
Rutan kelas 1 Cipinang dengan jumlah WBP sebanyak 3.470 diliat dari sisi kacamata indutri merupakan potensi sumber daya yang besar.
Oleh sebab itu,WBP sebanyak 3.470 diliat dari sisi kacamata indutri merupakan potensi sumber daya yang besar. Oleh sebab itu,WBP di
Rutan disiapkan sebagai wadah dan kader pelatihan sehingga profesional dalam mengembangkan Indutri ketika berada di lapas.
Kami sejak maret 2016 telah menggandeng PT. Artha Putra Arjuna
Dan Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI)DKI Jakarta untuk meningkatkan kapasitas kerajinan kulit yang dimiliki menjadi industri
Kulit ""ujar Asep Sutandar,Kepala Rutan Kelas 1 Cipinang.
Kerjasama ini mencakup pedampingan manajemen produksi dan quality control,mengaplikasikan desing dan IT baik dalam proses
Produksi sampai dengan pemasaran.Dalam kegiatan tersebut Menkumham berkesempatan membuka peluncuran indutri kerajinan
Tas Rutan Kelas 1 Cipinang dengan brang"JEERA"adalah hasil karya
Terbaik kader-kader kreatif Rutan Kelas 1 Cipinang yang disiapkan
Untuk mendukung program Lapas Indutri yang layak disandingkan dengan produk berkualitas lainnya. (linda/andi)