Sengketa Pemilukada di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara

Jakarta,18 Juli 2016,Dari Kuasa Hukum Bapak DR.Abdul Rahman,SH,MH. Dan selaku kuasa Hukum Bapak Ir.Abd.Malik Ditu,MSi.
Gambaran Umum pelaksanaan pemungutan suara ulang,bahwa sesuai dengan amar putuskan Mahkamah konstitusi Nomor 120/PHP.BUP-XIV/2016,KPU Kabupaten Muna menerbitkan keputusan Nomor 18.Kpts/KPU-Kab-026.433541/V/2016 Tanggal 20
Mei 2016 tentang Tahapan,program
Dan jadwal pemungutan suara ulang
Yang dalamnya menetapkan bahwa
Jadwal PSU untuk 2 TPS adalah tanggal 19 juni 2016.PSU dilaksanakan di 2 TPS dengan penempatan lokasi TPS sebagai berikut  TPS 4 Kelurahan Raha 1 jalan sultan syahrir/Tulang Empang
Pada saat PSU tanggal 22 Maret 2015,TPS 4 kelurahan Raha 1 ditempatkan di gedung olahraga raha yang bertempat di jalan Emy Saelan/Lomos dan pada saat PSU tanggal 19 Juni 2016 ditempatkan,
Lagi di gedung olahraga Raha.
Secara Umum pelaksanaan PSU di 2
TPS di kabupaten Muna pada tanggal 19 juni 2016 menurut pihak
Terkait jauh lebih buruk dari pelaksanaan PSU sebelumnya.
Adanya terdapat sejumlah pemilih
Ganda yaitu pemilih yang telah menggunakan hak pilih di TPS lain di
Luar 2 TPS yang di lakukan PSU tanggal 19 juni 2016 di temukan banyak pemilih yang tidak memenuhi syarat yaitu pemilih dari luar kabupaten Muna.Ditemukan banyak pemilih yang memilih dengan menggunakan dokumentasi
Kependudukan yang sudah tidak ber
Laku serta identitas kependudukan yang berasal dari kecamatan dan kabupaten lain.Dan ditemukan banyak praktek politik uang(money politics),adanya dugaan intervensi Tim pasangan calon Nomor urut 1 terhadap KPU dalam proses pelaksanaan PSU serta adanya keberpihakan aparat kepolisian kepada pasangan calon nomor urut 1.Bahwa PSU jilid 2 dilakukan pada tanggal 19 juni 2016 dan berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten di 2
TPS tersebut,Pasion Nomor 3 hanya
Unggul 3 suara di TPS 4 Raha 1.
Bahwa selisih suara 2 TPS adalah
375-35 -20 suara,kekalahan di TPS 4
Kelurahan Wanponiki diakibatkan.
Banyak pelanggaran antara lain;
1.Ditemukan sejumlah pemilik yang
   Tidak memenuhi syarat sebagai
    Mana termuat dalam pertimbanga
    Hukum dan amar putusan Mahkamah tetap di perbolehkan memilih pada PSU Tanggal 19 juni 2016 sebanyak 11 orang.
Ditemukan banyak pemilih yang sudah pindah domisili di daerah lain
Sebanyak 24 orang pemilih.
Ditemukan pemilih ganda sebanyak 4 orang pemilih.
Ditemukan adanya pemiih yang tidak lain adalah pasangan calon nomor urut 1 atas nama Ir.H.Abd.Malik Ditu
MSi. Memiliki dokumen kependudukan ganda di TPS 4 kelurahan Raha 1 dan TPS 13 kelurahan kebon baru kecamatan tebet Jakarta Selatan dan Ir.H.Abd.
malik Ditu,MSi.
Bahwa ada insiden yang sengaja di ciptakan oleh pasangan calon nomor urut 1 bersama dengan aparat kepolisian dimana aparat polisi mem
Biarkan masuk Tim pasangan Calon
Nomor urut 1 yaitu La Ode Hasid Pedansa dan Muh.Amin bersama yang lainnya memaksakan kehendak
Agar pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat wajib diakomodir
Sebagai pemilih sah dengan alasan
Ada dalam DPT,namun tidak dapat di lakukan karna ada Komisioner KPU
Muna yang bertugas dan memantau
Pemilih yang tidak memenuhi syarat
Tersebut atas nama Rahmat Andang
jaya dikeluarkan dari TPS 4 kelurahan Wamponiki atas desakan dari Tim pasion Nomor urut 1 dan di Amini oleh pihak kepolisian dengan alasan keamanan,padahal yang bersangkutan sedang melaksanakan
Tugas sesuai arahan KPU RI khusus
Nya untuk mengkroscek pemilih-pemilih yang tidak memenuhi syarat
Yang kemungkinan memilih(andi emi)