Sukseskan Tax Amnesty Di Lingkungan TNI

Beritash.com,Jakarta 21 September 2016-Tax Amnesty penghapusan pajak pada yg terhutang yang tidak di kenai perpajakan dan sangsi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan
Di masukan kedalam penghapusan pajak
Oleh karana makanya pengampunan  memenuhi rasa peradilan  penghapusan tidak di kenakan sanksi bisa di hentikan, data samakan ke kita semua ada barkotnya yang pnting bukan jumlah keuangan yang mesti membayar pajak.

Bapak Jendral TNI Gatot Bramantyo mengungkapkan "Dampak  pajak di Indonesia sangat kompotatif,17% pajak di ambil untuk biayai negara. Espor dan import,Tax amnesty ini untuk keadilan bagi pelaku ekonomi di masyarakat untuk ekonomi menengah kebawah.Tax Amnesty ini untuk mewujudkan pembayaran pajak secara adil dan merata.

TNI wajib mendukung dan program pemerintah,ini sulit karna ini harus sukses di lingkungan masyarakat terutama di lingkungan TNI. Penyelenggara TNI harus berjalan,yang penting Undang-undang Tax Amnesty di pegang undang- undang Pajak,”dan akan di kenai hukuman kalau tidak diikuti tax Amnesty ini".

Sejak ada pemikiran Tax Amnesty karna di awali krisis dunia ini sangat mempergaruhi.Dunia,terutama perbangkan.Harga jual rumah di luar negeri Tidak bisa bayar lagi,akhirnya akibat krisis ini mereka tidak bisa bayar pajak. Export barang china menurun, semua negara berlomba-lomba untuk mencari Modal usaha,terutama negara kita jadi muncullah Tax Amnesty ini untuk mengembalikan modal uang kita untuk investasi buat negara kita,artinya ekonomi kita akan lebih maju dari negara-negara di asia.Tax Amnesty itu penghapusan pajak yang lalu dan sanksinya,kita bisa beli mobil,rumah dan tanah itu dari penghasilan.Jadi yang dapat pengampunan itu dari penghasilan,pajak bumi dan bangunan yang termasuk pajak daerah,termasuk deposito yang kena pajak bunganya, pengampunan pajak yang lupa melaporkan pajaknya.Oleh karena itu penggangguran itu punya keadilan, tidak dikenai sangsik dan data tetap rahasia.Pertumbuhan ekonomi melalui Repatriasi Aset, melalui Peningkatan likuiditas domestik perbaikan nilai tukar rupiah Suku Bunga yang kompetitif, peningkatan Investasi. Perluasan basis data perpajakan yang lebih valid, Penhasilan dari gaji hukumnya sah kalau penghasilan lebih dari 100 juta harus di laporkan, Tapi kalau pensiunan dari gaji tidak masalah karna Tax Amesty ini adalah program untuk bangsa dan negara.(emy)