BUPATI BEKASI ABAIKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG

Beritash- Jakarta 25,oktober 2016- Bertempat di Dewan Pers ruangan Sorot Keadilan berkumpul kuasa hukum HAUSLAND NADEAK,SH di dampingi para ahli warisnya memperjuangkan tanah mereka kembali hingga pemilik meninggal status tanah tak pernah kembali.

A. Kronologis
Pada th 1960 lahan ini Disewa oleh kepala desa buat lumbung desa. Hingga berubah jadi kantor desa, menurut para saksi di persidangan dulunya dua tahun masih lancar membayar sewanya. Sesudahya nihil, hanya di duduki selama puluhan tahun di gunakan kantor desa tanpa sewa, bahkan niat merampas tanah tersebut. Selain kantor desa (lurah) pada lahan ini juga berdiri gedung sekolah Dasar Negri bertinkat dua. Di perkirakan SDN ini berdiri sejak 1970 hingga sekarang, ada juga lapangan bola Volley, dan beberapa bangunan yang seluruhnya aset di bawah kendali Pemkab Bekasi. Berbagai upaya di lakukan keluarga pemilik untuk memperjuangkan agar tanah mereka kembali, namun akibat keterbatasan kemampuan semua sirna dan sia-sia hingga pemilik meninggal status tanah itu tak pernah kembali.

B. Posisi / Luas Aset dan Pemilik
Ukan Bin Naning (alm) adalah sebagai pemilik sah , sebidang tanah di:
Desa - suka resmi
Kec.  -  Cikarang Selatan
Kab.  -  Bekasi
Jawa barat
Luas Tanahnya 1,032 HA
Di daftarkan dalam penetapan hurup c No 736, no Blok dan bagian Blok 72
C, Upaya Hukum
Ukan Bin Naning (alm) sejak tahun 2008 berupaya mencari keadilan ke jalur hukum dengan didampingi kuasa hukumnya Di PN Bekasi menang atas gugatanya.
Tergugat Banding
Lalu tergugat di menangkan alias putusan Persata PN di batalkan oleh PT Bandung.
- Bersama kuasa hukum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan pemilik lahan di nyatakan menang , Berdasarkan No 1556K/pdt/2011.
- Belum berakhir penderitaan pemilik sah lahan.
Pihak pemerintahan kabupaten Bekasi ,kecamatan, kepala Desa kembali ajukan PK Namun ditolak oleh Mahkamah Agung dengan no 278 PK/ PDT /  2015.

D. Seluruh Rankaian proses hukum selama delapan tahun ini belum juga berakhir, oleh karena pihak Bupati kabupaten Bekasi beserta jajaranya enggan henkang alias mengganti rugi lahan Warganya sendiri.
E. Para ahli waris saat ini di di dampingi kuasa hukum HAUSLAND NADEAK, SH Advokad pada kantor hukum, Tower, jln Gatot Subroto , kav 32-34 Jakarta IR.DARWIN SITANGGANG
Hj Sofiah dan Team
Semoga keadilan itu bukan cuma untuk orang kaya, sebab rakyat miskin pun sangat wajib diperlakukan Adil apalagi kasus ini secara terang Banderang Orang Miskin vs Raksasa (Bupati dan strukturalnya - pemerintahan).