Jakarta Diabetes Meeting 2016: Perawatan Diabetes secara menyeluruh "Peringati Hari Diabetes Sedunia, Komitmen Roche Indonesia mendukung Divisi Endokrinologi dan Metabolisme RSCM Dalam Penanggulangan Diabetes

Beritash.com Jakarta, 8 November 2016- Roche Indonesia, pemegang merek accu-chek®, hari ini kembali menyelenggarakan kegiatan edukasi media untuk memaparkan informasi mengenai perkembangan terbaru dalam perawatan diabetes yang menyeluruh. Topik tersebut merupakan bahasan utama dalam Jakarta Diabetes Meeting (JDM) 2016, yang akan di selenggarakan pada tanggal 12-13 Nopember 2016. JDM terselenggara berkat kerjasama Divisi Endokrinologi dan metabolisme Rumah Sakit Umum dr. Cipto Mangunkusumo, dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang di gelar dalam rangka memperingati hari Diabetes sedunia setiap tanggal 14 November.
Tahun ini adalah kali ke-25 pelaksanaan Jakarta Diabetes Meeting melihat semakin meningkatnya beban kesehatan nasional yang di sebabkan oleh komplikasi diabetes, kami menggelar kegiatan ini dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para health care professional menangani kasus diabetes di Indonesia, sehingga dapat menekan angka mortalitas dan morbiditas dari diabetes dan komplikasi yang terkait " ujar Dr. dr. Rr. Dyah Purnamasari Sulistianingsih, SpPD-KEMD, Ketua Jakarta Diabetes Meeting 2016.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization /WHO), penyakit diabetes di dunia telah mencapai angka 422 juta kasus. Dengan kata lain, ada 1 dari 11 orang yang mengidap penyakit dengan kadar gula darah tinggi ini. Dalam kasus jangka panjang penyakit diabetes bisa menimbulkan komplikasi pada organ tubuh yang lain. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengidap diabetes terbesar. Pada tahun 2014 yang lalu pengidap diabetes di Indonesia mencapai 9,1 Juta orang dan menempati peringkat ke5 dunia dari sebelumnya peringkat ke7 pada 2013.

Diabetes memang merupakan penyakit yang melekat seumur hidup, namun bukan berarti tidak bisa di kelola. Kuncinya adalah menjaga kadar gula darah, tekanan darah dan kadar  lemak darah senormal mungkin. Diabetes dapat di kelola dengan pengendalian pola makan dan melakukan aktifitas fisik yang tepat. Tujuan  utama pengelolaan diabetes adalah menjaga kualitas hidup pasien sehingga dapat hidup senormal mungkin, menghambat timbulnya komplikasi dan mencegah mortalitas atau kematian.

dr. Suharko, SpPD-KEMD, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin dari  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo selaku Ketua Seksi Ilmiah JDM 2016 menjelaskan bahwa, "Di Indonesia mayoritas pengidap diabetes tidak melakukan pengecekan secara rutin, padahal, perkembangan kadar gula darah, namun juga dapat membantu program terapi pengelolaan dan pengobatan diabetes. Dengan pengecekan yang teratur, di harapkan kadar gula darah dapat dikembalikan dan komplikasi diabetes dapat dihindari. Pengecekan gula darah harus mengukuti aturan sesuai jadwal yang di sarankan mengacu kepada panduan PGDM, agar pasien diabetes dapat mencapai target glikemik dengan aman."
"Dengan pemeriksaan gula darah rutin, pengidap diabetes dapat melihat bagaimana makanan yang di konsumsi dan  aktifitas sehari-hari mempengaruhi kadar gula darah. Oleh karenanya, pemeriksaan secara teratur dapat di gunakan untuk membantu upaya perubahan gaya hidup. Dapat terlihat juga apakah terapi pengobatan diabetes sudah efektif atau belum sehingga dokter dapat memberikan rekomendasi medis lebih lanjut dalam penyesuaian dosis insulin atau OAD yang diberikan bersama steroid," Tambah dr. Suharko Soebardi, SpPD-KEMD.
Saat ini ,pengecekan kadar gula darah tidak hanya di lakukan laboratorium. Pengecekan gula darah yang di jual bebas di pasaran. Dalam hal pengelolaan alat ukur kadar gula darah yang di jual bebas, pemgecekan gula darah secara mandiri yang teratur telah di akui secara mamfaatnya. Berbagai asosiasi diabetes dunia telah menerbitkan petunjuk pelaksanaanya, termasuk Internasional Diabetes Federation di Eropa dan American Diabetes Association di Amerika Serikat.
"Menggunakan alat tes gula darah yang sudah terbukti dan teruji keakuratanya, serta selaku monitoring secara teratur adalah tindakan yang paling tepat dalam mengolela diabetes, sehingga kadar gula darah terkendali dan risiko komplikasi dapat diminimalisir, " punkas Niluh putu Yuliani Enstini, Product Manager PT Roche Indonesia.