Jutaan Buruh KSPI Akan Turun ke Jalan pada 25 November

Beritash.com – Jakarta, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mengerahkan massanya ‎dalam rencana demonstrasi yang dilakukan pada 25 November 2016 atau 2 Desember  di Istana Negara.

"‎Kami akan mogok nasional  sebagai gerakan untuk melawan hukum yang telah  dimain-mainkan. Ahok itu 'Gubernur Upah Murah'. Ini adalah arogansi kekuasaan yang melindungi total para pemilik modal. Seluruh anggota buruh yang ada di Jabodetabek akan demo ke Istana," Ungkap Presiden  KSPI  Said Iqbal dalam konferensi persnya  di Hotel Mega proklamasi , Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
"Ini bukan karena persoalan agama. Tapi, KSPI menganggap Ahok merupakan simbol dari pemilik modal sehingga supremasi hukum selalu diabaikan ketika bersinggungan dengan Ahok," Lanjut  Said kepada awak media.
Ia menambahkan, upah buruh di Jakarta masih di bawah dari upah buruh yang ada di Karawang dan Bekasi. Hal itu dikarenakan mantan Bupati Belitung Timur ini selalu pasang badan dan melindungi para pemilik modal DKI dalam memberikan gaji kepada para karyawannya melalui PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
"Kami akan mogok nasional mulai 25 November hingga 2 Desember. Kami akan terus melawan kebijakan penggusuran dan reklamasi yang dilakukan Ahok ‎karena itu bentuk penindasan terhadap rakyat kecil dan merupakan simbol dari penguasa terhadap melindungi pemilik modal," Pungkas  Said.
Aksi buruh 25 November 2016 atau 2 Desember 2016 akan dilaksanakan bersama massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI) untuk meminta negara tidak melindungi kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).