Satgas Yonif Para Raider 502 Kostrad Adakan Pengobatan Massal di Perbatasan RI-Malaysia

Beritash- (Penkostrad. Selasa, 22 November 2016). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad bekerjasama dengan Puskesmas Badau melaksanakan pelayanan kesehatan pengobatan massal gratis di Desa P.Majang. wilayah perbatasan Kalimantan Barat di Sektor Timur, Senin (21/11).

Selain memberikan pelayanan kesehatan juga mengadakan Posyandu termasuk imunisasi untuk anak-anak balita serta penjaringan kesehatan. Desa P.Majang merupakan bagian dari Kecamatan Badau, berlokasi di daerah yang cukup sulit untuk dijangkau kendaraan. Perjalanan darat yang ditempuh sekitar 1 jam dari puskesmas,  menggunakan kendaraan roda dua dengan kondisi jalan tanah yang cukup parah hingga dermaga dan sekitar 15 menit menggunakan speedboat menuju Desa P.Majang tersebut.

Dari kegiatan ini dapat dirasakan, kesadaran orang tua untuk membawa anak-anak balitanya ke Posyandu cukup tinggi. Dengan sukacita Tim kesehatan Satgas Pamtas bersama para petugas kesehatan Puskesmas memberikan bimbingan tentang kebersihan lingkungan yang benar. Harapannya agar masyarakat Desa P.Majang dapat membudayakan hidup bersih untuk menjaga kesehatannya.

Posyandu melayani 50 orang baik ibu dan anak dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan, imunisasi bagi calon ibu maupun bayi dan pemberian makanan tambahan bagi balita. Pelaksanaan imunisasi anak sekolah berupa imunisasi DT diberikan kepada total 70 siswa. Penjaringan kesehatan anak sekolah didapatkan 40 data siswa, dengan hal-hal menonjol diantaranya 4 siswa memiliki masalah kesehatan berupa gangguan pernapasan yaitu asma, dan sekitar 30 siswa memilki masalah gigi.

Kegiatan bidang kesehatan Satgas pamtas RI-Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad ini dipimpin oleh dokter satgas yaitu Lettu Ckm dr. David Rendra bersama 3 anggota, dan Perawat Puskesmas Badau.
“Ibu dan anak-anak adalah lini terdepan perkembangan calon generasi penerus bangsa, sehingga perhatian terhadap kesehatan ibu, balita dan anak-anak usia sekolah ini perlu digalakan,” Ungkap Lettu Ckm dr. David Rendra.