Sikap KOSGORO Terkait Perhatian Unjuk Rasa Tanggal 4 Nopember

Beritash,jakarta,2 Nopember KOSGORO mengundang para insan pers mengenai perhatian berbagai pihak mengenai unjuk rasa tanggal 4 Nopember dan tidak kecuali KOSGORO netral tidak memilih siapapun.
KOSGORO yang merupakan salah satu  organisasi berpengaruh di Indonesia. KOSGORO adalah singkatan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong yang berdiri pada tahun 1957. Kosgoro merupakan salah satu KINO (Kelompok Induk Organisasi), disamping SOKSI dan MKGR, yang melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Oktober 1964.

Bertempat di Wisma Mas Isman hari rabu, tanggl 2 November 2016, Hayono Isman selaku ketua umum KOSGORO mengeluarkan 5 pernyataan terkait unjuk rasa tanggal 4 November 2016 yaitu :

1- Bangsa Indonesia telah memiliki pola demokrasi dalam menentukan pimpinan pemerintahan baik di tingkat nasional maupun tingkat daerah. KOSGORO mengingatkan bahwa dalam menjalankan demokrasi jangan sampai lepas dari nilai-nilai pancasila dalam rangka memperkokoh NKRI.

2- Bagi bangsa Indonesia agama adalah mulia dan dimuliakan oleh sebab itu berada di sila pertama dari Pancasila. Agama adalah sumber moral dan etika dan sekaligus sebagai sumber hukum bagi bangsa lndonesia. KOSGORO dengan tegas meminta kepada semua pihak untuk menghormati agama dengan tidak membawa agama dalam kepentingan poitik praktis.

3- KOSGORO menilai unjuk rasa adalah bentuk dari perwujudan demokrasi yang merupakan hak konstitusional setiap warga negara dan dijamt oleh Undang-Undang.

4- KOSGORO mendukung Iangkah-langkah POLRI dan TNI dalam rangka mengawal dan mengamankan unjuk rasa 4 November 2016 secara persuasif.

5- KOSGORO mendukung POLRI melakukan proses hukum terhadap siapapun yang melakukan penistaan terhadap agama apa pun.