RAKERNAS PERADI 2016 "Membangung Komitmen Bersama Dalam Menegakkan Hukum Tanpa Suap"

Beritash,Jakarta,7,Desember,2016,- Perhimpunan Advokat Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasioanal pada tanggal 7,8,9 Desember 2016 di Hotel Mercure,Ancol Jakarta di hadiri Menteri Menkopolhulkam  Bapak Wiranto dan ketua umum PERADI H,Fauzi Yusuf Hasibuan SH,MH dan Otto Hasibuan.
Dan di ikuti Dewan Pinpinan Cabang (DPC), Dewan Kehormatan Pusat (DKP),Dewan Kehormatan Daerah(DKD) dan DPP.
Dan membahas membangun komitmen bersama dalam menegakkan hukum tanpa suap!!!.
Ketua umum PERADI H,Fauzi Yusuf Hasibuan SH,MH MH.Kata sambutan ketua panitia Rapat kerja nasional Perhimpunan Advokat Indonesia 2016.
Mengawali sambutan ini puji syukur kepada allah swt. Kita bersama-sama mengikuti Rapat kerja nasional selama 3 dari tanggal 7,8 dan 9 Desember 2016.Semua berada tema”Membangun Komitmen Bersama Dalam Menegakkan Hukum Tanpa Suap !!!.
Rapat ini di laksanakan keputusan telah diikuti 500 orang anggota dan staf dan dewan pembina,koordinator wilayah.89 cabang 30.600 orang.total 35.860 orang tahun 2016.Namun peserta yang tidak hadir karena sakit dan akhir tahun.
PERADI sedang melaksanakan Raker yang kedua selama masa pemerintahan Bapak H.Fauzi Yusuf Hasibuan,SH,MH
memberiakan kata sambutan kepada di depan Para Anggota Rakernas ini dilaksanakan buat evaluasi kinerja yang selama ini dilakukan dalam kurung waktu Dua tahun. Dan kemudian kita mengankat sebuah topik dugaan dan sebuah tuduhan yang selalu di limpahkan para advokat,”dimana advokat adalah dalang dalam kepimpinan PERADI ini adanya memelihara pungli maka kita mengangkat topik sebagaimana yang di sebut  pak Wiranto”ujar Fauzi Hasibuan selaku Ketua Umum PERADI.
"Paling tidak anggota PERADI tidak akan melanggar kode etik Hukum terkait peristiwa pungli".
Sistem penegakkan hukun bukan hanya Advokat  maka yang paling penting di seluruh jajaran penegakkan hukum maupun sistem hukum kita, bisa mengekspresiasi untuk secara bersama-sama melakukan komitmen.
Kita meminta kepada penegak hukum yang lain, untuk bisa bersama-sama untuk membuat deklarasi agar kita paling tidak mengawasi diri kita sendiri. Dalam rangka melaksanakan anti “pungli” papar Fauzi Yusuf Hasibuan,SH,MH.