Apkomindo KETUM APKOMNDO BEBAS, DAKWAAN JPU BATAL DEMI HUKUM

Beritash.com,Jakarta 6,2017- Bantul, Dalam  suasana  jaman  yang  seringkali  keadilan masyarakat dipermainkan  oleh para penegak hukum, rupanya  masih ada  para penegak keadilan yang memiliki  rasa kepekaan hukum yang  penuh integritas,  sehingga mampu menegakkan kebenaran  sesuai dengan jabatan yang disandangnya.
Putusan  sela yang dibacakan oleh Tim Majelis  Hakim di Pengadilan Negeri Bantul  terkait perkara Sengketa Hak Cipta  Asosiasi  Pengusaha  Komputer  Indonesia  Nomor :  288/Pid.Sus/2016/PN.Btl (Hak Cipta) tanggal 3 Januari 2017 yang dibacakan pada sidang hari rabu, 4 januari 2017 oleh Ketua Majelis Hakim Subagya, SH., M.Hum merupakan salah satu contoh bahwa penegak hukum di negara kita masih ada yang bersih.
Dengan tegas dan berwibawa Hakim Ketua Subagya, SH., M.Hum., didampingi oleh Zaenal Arifin, SH., M.Si., MH dan Cahya Imawati, SH., M.Hum membacakan putusan sela atas perkara dakwaan pelanggaran hak cipta oleh Ketum Apkomindo batal demi hukum dan Ir. Soegiharto Santoso harus segera dibebaskan dari tahanan.
"Mengadili menyatakan keberatan/eksepsi dari penasihat hukum terdakwa diterima.
Menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum nomor : PDM-92/Bntul-Euh/11/2016 atas nama terdakwa Ir. Soegiharto Santoso Bin Poeloeng Santoso batal demi hukum
Memerintahkan mengembalikan berkas perkara pidana nomer 288/Pid.Sus/2016/PN.Btl (Hak Cipta) atas nama terdakwa Ir. Soegiharto Santoso Bin Poeloeng Santoso kepada Jaksa Penuntut Umum.
Memerintahkan supaya terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan." Kata Ketua Hakim Majelis Subagya, SH., M.Hum sambil mengetukkan palu yang mengesahkan putusannya.
Bimas Ariyanta, SE., SH., CN selaku penasehat hukum Ketua Apkomindo mengatakan,"Saya merasa bersyukur di PN Bantul ada hakim-hakim yang adil dan bersih. Eksepsi kami terkait kasus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Apkomindo yaitu Ir. Soegiharto Santoso telah diterima oleh hakim. Keputusan yang jernih dan adil ini pasti dilandasi oleh kemampuan dan kemauan yang besar untuk menegakkan keadilan dari Hakim,"ujarnya saat ditemui awak media usai sidang di PN Bantul (4/01/2017)
"Sebuah keputusan yang sangat tidak mudah telah diambil  dengan tegas dan berwibawa dalam sidang pembacaan putusan sela hari ini. Hakim dengan sangat bijaksana telah mampu meyelamatkan ratusan orang dari anggota maupun apkomindo dari jeratan hukum akibat pendaftaran hak cipta secara pribadi sonny franslay." Ujar Bimas.
Seluruh peserta sidang yang digelar secara terbuka dan transparan ini merasa bersyukur dan lega.
Ir. Soegiharto Santoso yang biasa dipanggil Hoky pun merasakan anugerah yang luar biasa di awal tahun 2017 ini. "Saya merasa berbahagia sekali hari ini. Tuhan telah memberikan terangnya kepada Yang Mulia Hakim Pengadilan Negeri Bantul dengan membuat putusan sela membebaskan saya dari tahanan. Saya mengucapkan terimakasih atas putusan yang telah ditetapkan ini."ungkapnya kepada awak media di PN Bantul usai persidangan digelar (04/01/2017).
"Awal tahun yang penuh berkah bagi saya dan seluruh anggota serta pengurus Apkomindo. Saya percaya bahwa kebenaran pasti akan menang. Ini semua saya percayai sebagai berkah Tuhan yang sangat luar biasa bagi kami di awal tahun 2017." Pungkasnya.
Secara terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bantul Khalid Sardi Hatapayo, SH mengatakan,"Jaksa akan tetap menempuh upaya hukum berikutnya. Ada dua cara yaitu Verset (perlawanan) dan atau Penyempurnaan dakwaan. Dua bentuk upaya hukum ini bisa ditempuh secara bersama sama atau salah satu saja. Meskipun upaya tersebut tak ada batas waktunya, namun kami akan berusaha memproses secepatnya,"ungkapnya di kantor kejaksaan negeri bantul (05/01/2017) kepada awak media.
Memang, jalan panjang upaya upaya hukum terkait kasus apkomindo ini masih terbuka. Semoga kebenaran dan keadilan akan lebih terang benderang, ketika proses proses hukum berikutnya ditempuh. Berbagai upaya pembuktian dan keterangan saksi saksi akan membuat kebenaran semakin jelas nantinya.