Euro Management Kerjasama dengan Erasmus Mundus Ciptakan 1 Juta Mahasiswa Di Luar Negeri

Bimo Sasongko, CEO dan Directur Euro Management saat memberikan sambutan pada acara workshop beasiswa Erasmus+ di gedung Ir. H. M Suseno, Jakarta.
BeritaSH.com, Jakarta- Lembaga Pendidikan Euro Management bekerjasama dengan Uni Eropa menggelar Education Affair (pameran pendidikan) dengan program Erasmus+ Scholarship Programme 2017 yang diseleggrakan di Gedung Ir. H. M. Suseno, kantor Euro Management, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/01/17).

Kegiatan ini merupakan program euro management yang bercita-cita ingin mencetak satu juta mahasiswa Indonesia yang belajar di belahan dunia, dimana saat ini populasi mahasiswa Indonesia kurang lebih 40.000 yang belajar di luar negeri.

Bimo Sasongko, Direktur Euro Mangement menyayangkan jumlah tersebut bila dibandingkan dengan negara lain seperti Korea Selatan, Malaysia, Cina, Filipina yang jauh lebih banyak mengirimkan pelajar di luar negara tersebut, apalagi Cina sudah mencapai satu juta lebih pelajar dari total peduduk sebanyak 1,6 Miliyar yang sudah menyebar di masing-masing negara.

"Nah, Indonesia melalui kerjasama ini ingin menciptakan mahasiswa lebih banyak di negara-negara maju. Melalui beasiswa Erasmus+ ini kita bisa mengirimkan pelajar Indonesia yang ingin kuliah S1, S2 dan S3 di Eropa". terangnya

Menurut Bimo, Euro management ini akan menfasilitasi pelajar untuk memperoleh informasi seputar pendidikan luar negeri, dan berusaha menbantu bagaimana bisa mendapatkan program beasiswa.

"Dengan mereka mendapatkan program beasiswa ini membantu anak-anak Indonesia merasa percaya diri, tidak minder bisa mengenal luar negeri. Mengingat Indonesia 15 tahun lagi akan menjadi negara maju, berada dalam lingkaran 6 besar setelah Amerika, Cina, Jepang, Rusia, dan Braszil, maka angka 70% usia muda harus digenjot potensi SDM nya dengan belajar di negara peradaban agar bisa unggul dengan negara lain". jelas pria ini yang juga pernah dapat beasiswa di Jerman dari beasiswa program habibie.

Sementara itu, Destriani Nugroho, sebagai Programme Officer European Union, menjelaskan peluang kesempatan program beasiswa yang bisa diraih oleh pelajar Indonesia, dalam hal ini lulusan SMA pun juga bisa mendaftar beasiswa di Erasmus+.

"Indonesia tiap tahun mendapatkan 1600 beasiswa di setiap negara Uni Eropa, karena program Beasiswa ini merupakan bantuan hibah dari Uni Eropa senilai €48.000 untuk 2 tahun yang meliputi biaya perjalanan, kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dan lain-lain". jelasnya (fr)