Aksi Sosial Indonesia Raya(AKSIRA)"Silaturrahmi Bagi Negeri"

Beritash,Jakarta, 11, April, 2017--Bertempat di Gedung Granadi Kuningan Jakarta Selatan,11 April 2017-AKSIRA di dirikan oleh masyarakat,agama dan pimpinan-pimpinan ORMAS yang ikut bergabung.AKSIRA lahir karena bentuk keprihatinan kita sebagai bangsa yang sudah memudar dari negara kita,semakin caruk maraknya politik,keadaan ekonomi dan sebagainya.

Di hadiri DPD Aksira DPC Aksira
Bersama bapak Prabowo Subiakto dan bapak Cagub Anis Baswedan.
Ungkapan pak prabowo tidak mau berorasi tidak mau terlalu banyak janji pendapat isi hati saya renungkan.
Aksira adalah organisasi yang unik tidak berpolitik praksis asosiasi gabungan aktifis dan pelaku organisasi mereka membantu tuk putus sekolah,  lanjut usia, miskin, disabilatas yang kesulitan bangun pengabdian dalam kelompok organisasi pondok pesantren sesuatu yang hak.

Yang sudah melakukan kegiatan sosial karena sebagai besar adalah aktifis dari semua bidang,kalau kita bekerja sendiri-sendiri tidak akan besar kalau kita tidak bersama-sama akhirnya kami sepakat untuk mendirikan Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya atau di singkat AKSIRA. Karena ada Indonesia Raya nya kami tidak lepas dari Partai Galindra tapi bukan sayap partai,tapi kami adalah sebuah perkumpulan organisasi masyarakat yang berafiliasikan diri ke Galindra sampai saat ini.Adapun yang kami temukan di dalam visi dan misi Galindra.

AKSIRA menggelar Silaturahmi Nasional, menurut Ketua Umum DPP AKSIRA, yaitu ibu Karina Devega kegiatan ini untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan setelah digelar Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada serentak) di beberapa daerah di Indonesia.

Kegiatan ini adalah Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya, AKSIRA adalah sebuah Ormas yang baru lahir tanggal 24 Januari 2017 dan dilantik tanggal 26 Januari, namun demikian kita sudah melakukan Rakernas pertama bulan Maret tanggal 7 maret 2017 di Lombok di NTB.

AKSIRA didirikan oleh tokoh-tokoh adat masyarakat Agama dan pimpinan-pimpinan organisasi sosial, Sebenarnya AKSIRA terlahir karena keprihatinan kita terhadap kondisi bangsa, Dimana rasa kesetiakawanan sosial sudah memudar,Sepertinya bangsa ini sudah carut marut, karena politik, keadaan ekonomi dan lain, maka kami terus melakukan kegiatan sosial, karena sebagian besar anggota dari AKSIRA itu pengurus maupun anggotanya adalah aktivis-aktivis dari sosial, hukum, kebudayaan, ekonomi, kalau kita bekerja sendiri-sendiri kan tidak akan sebesar kalau kita bersama-sama, untuk itu kami sepakat untuk mendirikan aksi kesetiakawanan sosial Indonesia Raya (AKSIRA) ini, Ungkapnya tegas.

AKSIRA karena ada Indonesia Raya, Ya tentu saja tidak lepas dari GERINDRA, tapi kami bukan saya partai, tapi kami adalah sebuah perkumpulan organisasi masyarakat yang berafiliasi mengaplikasikan diri kepada Partai Gerindra, karena sampai saat ini visi misi yang ada pada kami, ada juga kami temukan di dalam visi misi Gerinda, ungkapnya.

Saat disinggung Pilkada DKI, Karina Devega juga menegaskan bahwa pihaknya melihat, dengan apa yang terjadi di dalam proses pilkada DKI ini, membuat kita jadi terpecah-pecah, Saya nggak mau katakan terkotak-kotak nanti dikira ini terpecah belah, kita saling curiga, kita saling penuh prasangka satu dengan yang lain. makanya kami mengadakan silaturahmi Indonesia Raya.

Afiliasi Kami adalah Gerindra tentu kami mendukung paslon 3 yaitu Anies dan Sandi, itu Karena teman-teman yang sebagian besar ada berapa aktivis anak di Aksira, merasa keberatan dengan pimpinan selama ini, pemimpin harus jadi contoh yang baik terhadap anak-anak, dalam hal berkomunikasi, karena saya pikir siapapun kita kalau tiba-tiba anak kita mengucapkan kata-kata yang kotor, itu pasti tidak akan senang, ya dari itu bukan budaya kita, jadi kami membuat kegiatan ini. Dan kami mengundang Anies-sandi bukan untuk memaparkan visi misi mereka, tapi lebih Kami ingin tahu potret Jakarta ke depan menurut mereka, itu seperti apa kalau visi misi mereka.

Saya pikir untuk visimisi Anies-Sandi, kita bisa cari Google, jadi kami mengundang pasangan Anies-Sandi untuk Jakarta ke depan itu seperti apa ?,
Malam ini Rencananya akan dihadiri oleh Bapak Prabowo Subianto Kalau kegiatan aksira sendiri, kami ada di 34 DPD provinsi di seluruh Indonesia,tegasnya.

EDP dewan pimpinan pusat taksiran mendesain membuat Grand desain program di bidang ekonomi sosial budaya dan kesehatan tetapi pelaksanaannya itu digeluti tuh di DPD DPC DPD itu akan melakukan tugas monitoring dan evaluasi nya jadi secara nyata kalau aksila tidak lagi misalnya untuk charity kami udah bukan Tara charity karena hampir semua yang bergabung di attira dari bidang sosial  adalah pemilik pondok pesantren Panti Asuhan Jadi kami bukan lagi dalam konteks Bikin acara mudah anak Panti tidak tapi kami adalah pemilik pemilik dan pelaksana Panti Asuhan itu jadi 34 provinsi kita sudah di seluruh Indonesia sudah ada dan kita juga mendirikan LBH Lembaga Advokasi dan pengembangan hukum karena kami juga berjuang untuk hak-hak asasi kemanusiaan, dan juga mendampingi secara legal yang ada di kita punya lembaga sendiri kami juga mempunyai koperasi aksi yang baru terbentuk kanan silaturahmi hari ini peraturan hari ini.

Kami ingin mengundang tokoh-tokoh masyarakat itu agar diantara kita tidak saling curiga tidak ada saling prasangka. Dengan Pilkada ini  atensi manusia itu khususnya  orang DKI atau orang luar DKI full sangat luar biasa ya kata-kata yang ada di sosial media itu, begitu kalau mas mbak semua ada di grup Whatsup pasti tahulah jadi kadang-kadang kita lupa bahwa kita itu bukan satu agama atau satu Ras atau satu golongan tapi kita bersatu.