BAZNAS Kembangkan Gerakan Zakat bagi Mahasiswa”

Beritash, Jakarta ,5,4, 2017-- BAZNAS mengembangkan gerakan zakat bagi mahasiswa dengan nama “Generasi Zakat" BAZNAS Universitas Islam As Syafi’iyah”Bekasi, jawa Barat .Pengembangan gerakan zakat pada kalangan usiamuda ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai syariah zakat dalam kehidupan Sehari-hari.

Selain itu sebagai wadah syiar kepada generasi muda lainnya untuk turut mengembangkan karakter peduli berbasis keimanan yang kokoh Rabu (5/4) sebanyak 100 mahasiswa dilantik menjadi “Generasi Zakat BAZNAS-UIA” pada acara penyerahan bantuan ambulans dan beasiswa di kampus tersebut.

‘Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor,anggota BAZNAS Emmy Hamidiyah, Rektor Universitas Islam As Syafi’iyah, Ketua Yayasan As Syafi’iyah dan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Zainul bahar manberikan Surat Keputusan (SK) Ketua BAZNAS tentang Pembentukan Unit Pengumpulan  Zakat (UPZ) BAZNAS-UIA.Kampus ini memiliki 200 karyawan dan dosen dengan potensi penghimpunan zakat sekitar 2O juta tiap bulan.

BAZNAS juga memberikan bantuan satu unit ambulans dengan fasilitas kegawat darutan lengkap sebagai  upaya menggairahkan penghimpunan dan syiar zakat di lingkungan kampus tersebut.

Bantuan lain adalah pelunasan  SPP semester ganjil tahun akademik 2016/2017 pada 94 mahasiswa dari‘kduay tidal: mampu Mahasiswa-mahasiswa ini berasa! dari fakultas Agama Islam,Fakultas Hukum,Fakultas Ekonomi,Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas llmu
Pendidikan dan Keagamaan, Fakultas llmu Kesehatan dan Akadmik Keperawatan Total bantuan pelunasan tunggakan tersebut sebesar Rp376.000.000.

Universitas Islam As Syafi'yah merupakan perguruan tinggi bernafaskan lslam yang mempunyai tugas dan tanggung jawab besar dalam menjalankan misi pendidikan.Kampus infi didirikan oleh KH.Abdullah Syafii.

BAZNAS adalah badan pengelola Zakat yang di bentuk pemerintah melalui keputusan President(kepres)No 8/2001.
BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat infak,dan sedekah pada tingkat nasional lahirnya UU No 23/2011 tentang pengelolaan Zakat,mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional.
BAZNAS sudah berdiri di 34 Provensi dan 520 kabupaten/kota.