Gerakan Mahasiswa Pemuda Bela Bangsa Dan Rakyat (GMPBR) Melaksanakan Seminar Kebangsaan "PERAN MAHASISWA DAN PEMUDA DALAM MENGAWAL KEUTUHAN NKRI"

Beritash, Jakarta,18 april 2017,bertempat di Gedung Juang Menteng Jakarta Pusat.
Mahasiswa indonesia yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBR) mengadakan Seminar Kebangsaan dengan tema "Peran Mahasiswa dan Pemuda Dalam Mengawal Keutuhan NKRI".
dalam acara seminar tersebut GMPBR Turut mengundang pembicara :
1.Panglima TNI Gatot Nurmantyo (Diwakilkan)
2.Prof.Dr.Ir.Abdul Basith, MSc
3.Taufan Putrev Kerompot Ketum DPP IMM
4.Mulyadi KETUM PB HMI (Diwakilkan)
5.Eneng Humaero,MA Ketua PP GPII
6.Erlanda Juliansyah,MH Tokoh Pemuda
Husnul jamilah selaku ketua pelaksana pada acara Seminar Kebangsaan menegaskan bahwa, pemuda dan mahasiswa harus mampu mengembalikan marwah bangsa indonesia,yang selama ini terjadi degradasi moral terhadap bangsa ini,dia menyebutkan, sila ke 5 "keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia" dari zaman revolusi hingga demokrasi masih menjadi anak tiri direpublik ini,karena para elit Bangsa ini telah murtad kepada Bangsa nya,karena mereka meninggalkan yang namanya asas pancasila dan memilih jalur demokrasi liberal yang menghasilkan kapitalis birokrat (Koruptor),tetap bersatu dan terus bergerak karena diam adalah mati.

Prof.Dr.abdul Basith,MSc juga menegaskan kembali bahwa Mahasiswa sebagai agent of change tidak hanya sebatas teriakan di forum forum diskusi dan di parlemen jalanan,tetapi harus benar siap berubah 100% untuk menyelematkan Bangsa indonesia yang berkemajuan dan berkeadilan.
Abdul Hakim el juga dalam sambutan bya sebagai prewakilan GMPBR Mengajak seluruh mahasiswa indonesia untuk bersatu melawan kezaliman dan penindasan,karena persoalan kebangsaan bukan hanya diselesaikan oleh pihak birokrasi tapi seluruh elemen Bangsa harus berpartisipasi secara aktif,karena kebijakan politik menyangkut hajat hidup orang banyak.

Adapun yang menghadiri acara ini adalah mahasiswa dari berbagai kampus di jabodetabek seperti UIN JAKARTA,UIJ,UHAMKA,UBK,UMJ,UNAS,UI dan lain sebagainya sebanyak 165 peserta,acara ini berakhir dengan sesi tanya jawab dan penyerahan penghargaan kepada pembicara oleh Panitia Pelaksana.