Semen Indonesia Bagikan Deviden 40%

Beritash, Jakarta,31 Maret 2017-PT. Semen Indonesia(persero)Tbk
(Perseroan)pada hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2016(rapat)di Jakarta.
Rapat diantara lain menetapkan
Penggunaan laba bersih perseroan Tahun Baru 2016 untuk deviden sebesar Rp.1.81%
Atau 40% dari laba bersih sebesar Rp.4,52 Triliun.
Nilai dividen yang dibagikan kepada pemegang saham tersebut setara dengan Rp.304,92/lembar saham.Rapat juga menyetujui 60% dari laba bersih atau Rp.2,71 triliun dialokasikan sebagai cadangan.

Keputusan lain yang telah diputuskan dalam rapat antara lain:

1.Menyetujui laporan tahunan mengenai keadaan dan jalannya
Perseroan selama setahun buku 2016,termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawasan    Dewan Komisaris serta laporan keuangan perseroan tahun buku 2016.

2.Mengesankan laporan tahunan program Kemitraan dan bina lingkungan tahun buku 2016.

3.Menyetujui penunjukan Kantor
Akuntan Publik(KAR)untuk mengaudit laporan keuangan perseroan termasuk audit laporan program kemitraan dan bina lingkungan tahun buku 2017 dan periode lainnya dalam tahun buku 2017.

4.Menyetujui perubahan anggaran 1.Direktur Utama,Rizkan Chandra
2.Direktur Keuangan,Darmawan Junaidi,
3.Direktur Pemasaran &Supply Chain Ahyanizzaman,
4.Direktur Produksl & Strategi Bisnis Johan Samudra,
5.Direktur Pengembansan Usaha & litbang Budi Siswoyo
6.Direktur Enjinirin & Proyek Aunur Rosyidi,
7.Direktur SDM & hukum Agung Yunanto,

lnformasi Tambahan
1.Kinerja Perseroan
Pada tahun 2016, konsumsi semen domestik di Indonesia tercatat 62,00 juta ton atau relatif sama dengan tahun 2015 sebesar 61,99 juta ton. Volume penjualan domestik Perseroan di tahun 2016 tercatat sebesar 25,8 juta ton.Hasil penjualan tersebut menunjukkan dominasi Perseroan di pasar domestik,dimana dengan porsi kapasitas domestik yang turun 4.5% dari 37.5% menjadi 33.0%, Perseroan mampu menguasai pasar domestik hingga 41,7%.

“Angka ini mengkonfirmasi kemampuan Perseroan bersaing melalui kekuatan brand dan jaringan distribusi handal serta memiliki utilisasi operasi 89%, jauh Iebih tinggi dibandingkan rata rata industri sebesar 65%," imbuh Rizkan Chandra.
lmplementasi ekspansi regional Perseroan memberikan kenaikan penjualan regional sebesar 25% dan 2,6 juta ton pada tahun 2015 menjadi 3,3 juta ton pada tahun 2016.Dengan demikian, porsi penjualan regional Perseroan meningkat dari 9% menjadi 11%.

Ditengah ketatnya persaingan domestik,Perseroan mampu mencatatkan kenaikan pendapatan bisnis beton sebesar 109%, dari Rp 523 miliar menjadi Rp1.092 miliar. Selain itu, me|a|ui konsolidasi bisnis distrihusi dan Logistik, Perseroan telah mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp 800 miliar pada tahun 2016.

2. Proyek Perseroan

Dalam rangka mengoptimalkan keunggulan strategis Perseroan di masa yang akan datang hingga 31 Desember 2016 Perseroan melakukan pengembangan kapasitas bisnis,antara Iain:

1. Menyelesaikan Proyek Pabrik Semen Rembang dengan kapasitas 3 juta ton.Proyek pembangunan pada 31 Desember 2016 mencapai 98.75%. Seluruh perijinan untuk operasionai pabrik telah diperoleh dan ditargetkan memasuki produksi komersial pada semester I 2017, dengan estimasi biaya penyelesaian mencapai Rp. 4,98 triliun.

2. Menyelesaikan proyek Pabrik Semen lndarung VI dengan kapasitas 3 juta ton, dengan estimasi biaya penyelesaian mencapai Rp 4,2 triliun.

3.Menyelesaikan pembangunan Proyek Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Tuban yang dapat menghasilkan Iistrik kurang Iebih 30,6 MW dan mengurangi emisi gas 002 sebesar 122.358 ton/tahun, serta dapat menghemat biaya operasional Iistrik sebesar 120 miliar/tahun.

4.Menyelesaikan pernbangunan Grinding Plant dana pabrik Ground Granulated Blast Furnace Slag di Cigading.

5.Membangun tambahan packing plant di Maluku Utara dan Bengkulu.

6.Membangun tambanan fasilitas produksi baru di Aceh dan Kupang dengan kapasitas total 5 juta ton, yang ditargetkan selesai tahun 2021.

7.Menyelesaikan program-program Upgrading fasilitas eksisting untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kinerjanya.

3. Clean Development Mechanism (CDM).

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk teiah berhasil melaksanakan Proyek CDM melalui pemanfaatan biomasa sebagai bahan bakar altematit di Pabrik Tuban 1 den 3.Sampai dengan Februari 2018,jumIah biomasa yang telah dipergunakan sebesar 275.778 ton.Biomasa yang dipergunakan berasai dari sekam padi dan cocopeat.

Perseroan teIah melakukan penyerahan secara simbolis Emission Reduction Cedincate kepada Duta Besar Swedia (16/1).Penyerahan sertifikasi InI merupakan tindak Ianjut dan' kesepakatan juai beli Certined Emission Reduction (CER) antara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan Pemerintah Swedia meIaIui Swedish Energy Agency.Semen Indonesia telah berhasiI melakukan Proyek Clean Development Mechanism (CDM) meIaIuI subtitusi batubara dengan bahan bakar aitematil dan biomasa di Pabrik Tuban.Melalui Proyek COM.

Keberhasiian Proyek CDM PT.Semen Indonesia (Persero)Tbk terbukti dengan diterbitkannya Certified Emission Reduction (GER) oIeh United Nations Framework Convencion on Climate Change (UNFCCG) pada tanggai 12 Deeember 2016 dengan total penurunan emisi sebesar 213.717 tonCo2eq.Berdasarkan ERPA,jumlan CER yang diperjual belikan tahap pertama sebesar 193.536 IonCOZeq dengan periode monitoring Januari 2013 Februari 2016.

CER merupakan satuan penurunan emisi gas rumah kaca (C02) yang diIakukan di negara-negara maju melalui UNFCC.Setiap CER berarti melakukan penurunan emisi sebesar 1 tonCO2eq.