Anggota DPRD Komisi A Melaporkan Tulisan Penghinaan Melalui Media Elektronik

Beritash, Jakarta,16 Mei 2017-Anggota DPRD DKI Komisi A dari Partai Hanura DR.H. Muhammad Guntur dan didampingi oleh pengacaranya dari Tim LBH Lasmura yaitu Bacthiar E.Sitinjak,SH., Adika Prima, SH dan Zaenal Mappirewa.
Mendatangi melaporkan akun facebook dengan nama cahyo harimurti kepolda metro jaya dengan laporan Pencemaran nama baik, akun tersebut menyebutkan kebencian mengandung sara melalui Media akun facebook kejadian pada tanggal 9 Mei 2017.
Adapun saksi-saksinya atas nama Wahyu Dewanto dan Prabowo dan Laporan mereka di terima.

Diakun facebook tersebut Cahyo Harimurti menuliskan kata "nyet-nyet monyet" dengan upload gambar binatang tersebut kepada anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Guntur, yang menemukan status ini kemudian diupload oleh teman-teman ke grup WA nya DPRD DKI Jakarta yang menimbulkan reaksi dari anggota DPRD yang tidak terima bahasanya kasar mengandung sara.
Teman-teman perwakilan dari fraksi ada 40 orang dari 106 memberikan dukungan.

Keputusan kesepakatan sudah tekat untuk melaporkan Cahyo Harimurti kepada pihak berwajib dengan kasus penghinaan.Temen-temen yang sudah pada tanda tangan dan mendukung adanya laporan ke polisi atas kasus penghinaan tersebut.
Penghinaan ini merupakan penghinaan bagi Anggota Dewan DPRD DKI Komisi A. Mereka sepakat untuk mencari fakta siapa di belakang Cahyo Harimurti tersebut.

Untuk mengawal kasus ini agar menjadi pelajaran saja,teknologi sekarang ini kita harus lebih hati-hati berkomentar di akun facebook, apa lagi hinaan dan menyakiti hati orang dan menyebutkan kebencian. "Kalau kita dihina dengan kata-kata binatang," ungkap H.DR.Muhammad Guntur.
Untuk selanjutnya kami serahkan ke pengacara untuk mengawal kasus ini. sebenarnya kita belum tahu siapa yang bersangkutan Cahyo Harimurti ini.

Menurut pengacara Ir. Bachtiar Sitinjak, SH, dituduhkan dari pasal berlapis dari pasal 310/311 KUHP dan UU ITE no.11 tahun 2008 pasal 27 pasal 40. menyangkut dari pasal 27 dicontohkan ke 40 semua kalimat ataupun bentuknya yang menghina yang menjatuhkan martabat orang  seperti menulis postingan di akun Facebook. Sedangkan akun facebook adalah dunia maya,dan ini mengarahkan  secara hukum.Di akun facebook Cahyo Harimurti dimana dia bekerja.
Facebooknya sudah kita follow-up foto-fotonya  alamat kerjanya.

"Kasus ini akan terus berproses dan minggu depan saya dan tim Pengacara akan kembali mendatangi Teskrimsus untuk membuat BAP dan tanda bukti lapor Nomor:TBL/2367/V/PMJ dit.Reskrimsus". unkap Dr. Muh Guntur menutup pembicaraan.