Kasus Lahan Kuningan Barat Jakarta di Duga Ada Intervensi Oknum B S Anggota DPR Komisi 3

Beritash ,Jumat,19 Mei 2017-Daud Kei akan mengerahkan ribuan pasukannya untuk menghalangi proses eksekusi lahan di bilangan Kuningan Barat, Jakarta Selatan pada Senin(22/5/2017) mendatang di Kuningan Jawa Barat-Daud Kei akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk menghalangi proses eksekusi lahan di bilangan Kuningan Barat, Jakarta Selatan pada Senin (22/5/2017) mendatang.Diketahui, lahan tersebut selama ini menjadi sengketa antara pengusaha bernama Rakhmat Junaidi dengan PT Cempaka Surya Kencana.Daud Kei sendiri berada di pihak PT Cempaka Surya Kencana,Ia bertindak sebagai pengacara.

"Saya siap turunkan 3000 anggota untuk menggagalkan eksekusi itu. Kami akan penuhi jalan Kuningan Barat. Kami berani karena kami di pihak yang benar. Kami ingin keadilan ditegakkan," kata Daud Kei saat berbincang pada Kamis (18/5/2017).
Saat ini, di lokasi lahan yang disengketakan sudah terdapat ratusan pemuda anak buah Daud Kei.
"Pihak dari Rakhmat Junaidi telah melakukan tindakan sewenang-wenang, menggunakan kekuatan politik demi memenuhi kepentingannya. Kami duga kuat bahwa ada permainanan para pejabat elit yang turut bermain dalam sengketa ini," ujar Daud.
Agung Wiranta, pengacara rekan Daud Kei menambahkan, kasus tersebut bermula ketika pada 2009 tiba-tiba seseorang bernama Rakhmat Junaidi mengklaim atas lahan bekas Eigendom Verponding.
Ia mengaku PT CSK mengantongi dokumen lengkap (dokumen SHGB) kepemilikan tanah yang berlokasi diJalan Abdul Rochim RT 003/ RW 02 Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu.
Tetapi dalam perjalanannya, saat digugat perdata oleh Rakhmat Junaidi yang mengklaim sebagai pemilik sah tanah, PT CSK kalah.