Seminar Nasional "Masa Depan Herbal Indonesia"

Beritash, Jakarta 15 Mei 2017---
kegiatan SEMINAR NASIONAL MASA DEPAN HERBAL INDONESIA, yang diikuti oleh pakar, akademisi, dan praktisi usaha herbal Indonesia. Serta dihadiri oleh Insyaallah dihadiri Anies Baswedan / Sandiaga Uno.
insyaALLAH dilaksanakan pada:

Tempat: Aula Masjid AT-TIIN TMII Jakarta.
Narasumber :
1. Kementerian kesehatan RI
2. Kementerian perindustrian
3. Kepala BPOM RI
4. Komisi IX DPRRI
Warsono – ketua APHMI
Lebih dari satu dekade lalu,para pemimpin ASEAN sepakat membentuk sebuah pasar tunggal & kawasan Asia Tenggara pada akhir tahun 2015 mendatang.Hal ini dilakukan agar daya saing ASEAN meningkat,serta bisa menyaingi negara Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan
pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara,sehingga kompetisi akan semakin ketat. Masyarakat ekonomi ASEAN tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja yang profesional.Berbagai macam profesi seperti tenaga medis boleh diisi oleh tenaga kerja asing.Khususnya yang berasal dari Negara ASEAN pada 2015 mendatang.

lTujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk meningkatkan stabilitas perekonomian dikawasan ASEAN.

ASEAN mempakan kekuatan ekonomi ketiga terbesar setelah Jepan dan Tiongkok,yang terdiri atas 10 Negara  Indonesia, Malaysia,Filipina,Singapura,Thailland,BruneiDarussalam,Vietnam,Laos,Myanmar,danKamboja.Indonesia tengah bersiap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)2015.Dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan,barang dan jasa serta tenaga kerja.

Tujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memang untuk meningkatkan stabilitas  perekonomian dikawasan ASEAN,serta diharapkan mampu mengatasi masalah ekonomi antar negara ASEAN. Pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)berawal dari ekonomi antar negara ASEAN.Pembentukan masyarakat Ekonomi ASEAN dalam konferensi Tingkat Tinggi(KTT) pada Desember 1997 di Kuala Lumpur,Malaysia.
Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing ASEAN serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing.

Bagaimana Kita Mengantisipasi Obat Tradisional Indonesia di Era MEA?

Herbal sebagai cara pengobatan alami yang telah digunakan sejak dahulu hingga saat ini. Pada tahun 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganjurkan untuk mangangkat derajat bahan obat alami di Indonesia dengan cara menggunakannya dalam pelayanan kesehatan formal.Hal ini sangat bermanfaat dalam menurunkan biaya pengobatan dan mengurangi ketergantungan terhadap obat hasil produk luar negeri.Namun anjuran Presiden ini belum dapat dilaksanakan secara maksimal dikarenakan keterbatasan kompetensi dan pengetahuan dokter pengobatan herbal, terutama dalam hal interaksi senyawa,efek samping, komplikasi,farmakodinamik den farmakokinetik,kecuali terhadap produk-produk yang telah lolos uji klimis dan dipubikasikan di jurnal kedokteran.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 menyatakan bahwa sekitar:

30.4%,rumah tangga di Indonesia memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional dengan alat.
77,8%,rumah tangga di Indonesia memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional keterampilan.
49,0%, rumah tangga di Indonesia memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional dengan ramuan.

Pelayanan kesehatan tradisional dengan ramuan juga dikenal luas di Indonesia sebagai jamu dan secara empiris digunakan dalam upaya promotif,preventif bahkan selanjutnya berkembang ke arah kuratif dan paliatif.(Tiandra Yoga Aditama).

Dalam dua dasawarsa terakhir ini,perhatian dunia akan"Herbal Medik"menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan,baik di Negara berkembang maupun di Negara maju.Berarti herbal medik telah diterima secara luas oleh masyarakat,baik untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan atau pengobatan penyakit.

Beberapa faktor pendorong terjadinya peningkatan penggunaan obat bahan alam di negara maju adalah adanya harapan hidup yang lebih panjang pada saat meningkatnya pravalensi penyakit-penyakit kronis,adanya kegagalan penggunaan dan efek samping obat-obatan kimia, serta makin luasnya akses informasi mengenai obat bahan alam di seluruh dunia.Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui World Health Assembly telah merekomendasikan penggunaan obat bahan alami dalam pemeliharaan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit,terutama penyakit-penyakit kronis,degeneratif dan kanker.

Istilah Macam-Macam Obat Tradisional,berikut berbagai macam istilah yang berkaitan dengan obat tradisional.
Obat Tradisional,ramuan bahan yang berupa bahan dari tumbuhan,hewan,mineral, bahari,
sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah
digunakan untuk pengobatan dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku dimasyarakat.
Etnofarrnasi,bagian dari ilmu farmasi yang mempelajari penggunaan obat dan cara
pengobatan yang dilakukan oleh etnik atau suku bangsa tertentu. Ruang Iingkup etnofarmasi meliputi obat serta cara pengobatan menggunakan bahan alam.Komunitas etnik suatu daerah mempunyai kebudayaan dan kearifan Iokal yang khas sesuai dengan daerahnya masing-masing. Etnofarmasi merupakan bagian dari ilmu pengobatan masyarakat tradisional yang sering kali terbukti secara empiris dan setelah melalui pembuktian-pembuktian Ilmiah dapat ditemukan atau dikembangkan senyawa obat baru.Obat tradisional Indonesia yang pada awalnya merupakan produk obat kebanggaan bangsa perlahan terkikis oleh budaya teknologi yang menjadi tumpuan pola pikir masyarakat. Perkembangan iimu kimia organik sintetis menghasilkan molekul kimia organik berkhasiat obat dengan jumlah yang fantastis.Industri kimia organik sintetis memacu industri farmasi menghasilkan obat-obat yang berbahan baku senyawa sintetis.Industri obat berbahan kimia sintetis menyebabkan tumbuh kembang lndustri farmasi yang Iuar biasa.Namun, di sisi lain industri obat tradisional yang berbahan baku herbal terancam kelangsungan hldupnya.

Saintifikasl Jamu,salah satu program terobosan Kementerian Kesehatan untuk pemanfaatan
Jamu yang berbasis bukti dalam pelayanan kesehatan,utamanya dalam upaya preventif dan promotif.

Herbal,tumbuhan atau bagian tumbuhan untuk mencegah, mengobati,dan meningkatkan
kesehatan.
Herbal Medik,cabang ilmu kedokteran yang memanfaatkan herbal klasik,yang telah teruji
secara ilmiah, yang dlgunakan dalam upaya promotif-preventif, kuratif-rehabilitatif dengan berpedoman pada bukti klinis (evidence-based medicine).

Sedangkan herbal klasik adalah pengetahuan herbal yang berasal dari alam,tumbuhan, hewan dan mineral yang telah teruji waktu berabad dan berkembang dalam masyarakat secara tradisi,diturunkan dari satu generasl ke lain generasi.
Produk Bahan Alami,senyawa kimia atau zat yang diproduksi dari organism hidup.Dapat
ditemukan di alam dan biasanya memiliki aktivitas biologi dan terkadang farmakologi untuk digunakan pada penemuan obat farmasi dan desain obat.

Macam-macam Perhimpunan Berikut macam-macam perhimpunan yang terkait dengan obat tradisional,sebagai berikut:
Pokjanas,kelompok Kerja nasional tanaman obat Indonesia.
PERHIPBA : Perhimpunan Peneliti Bahan Alam.  PDHMI :Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia. PDPKT :Perhimpunan Dokter Pengembang Kesehatan Timur.  ASPETRI :Asosiasi Pengobatan Tradisional Ramuan Indonesia.  BATRA : Pengobatan Tradisional.

Lembaga Penelitian
Lembaga yang meneliti dimulai dari Perguruan Tinggi. Berdasarkan dari data DIKT I, Indonesia