Indonesia di Persimpangan Jalan,Antara Pancasila Vs Radikalisme, Bagaimana Sikap Pemimpin Kristen?

Beritash, Jakarta, 3,Juni 2017---Hari bertepatan Tanggal 1 Juni 1946 adalah hari lahirnya Pancasila. Forum Pemimpin Kristen-Lintas Gereja(FPK-LG)"Corpus Christy"
Indonesia Di Persimpangan Jalan,Antara Pancasila Vs Radikalisme,"Bagaimana Sikap Pemimpin Kristen"

Adapun Pembicara :
Pdt.Brigjen TNI(Purn)Harsanto Adi,MM(Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia)
Pdt.Bigman Sirat
Boni Hargens
Pdt.Dr.Phil Karet Erari (Tokoh Papua)
Moderator:
Pdt.Yerry Tawalujan,MTh.

Bertempat di Gedung IBM ASMI Pulomas Jakarta Timur.
Dengan Ibu Soraya Togas selaku bawakan acara
Acara ini di hadiri oleh Kerukunan Keluarga Kawanua Ketua Umum Angelica Tengker.

Acara di buka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.Pdt.Dr.Phil Karet Erari, "memaparkan Antara Negara Pancasila dan Negara berbasis Syariah". Bangsa Indonesia lahir dari segala etnis dan suku-suku yang berbagai di pulau-pulau.
Bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Diera Orde lama lahir tokoh-tokoh orde baru dibawah kepimpinan Bapak President Soeharto. Pancasila adalah Lambang Negara kita.
Ada Empat Pilar,wacana negara,
Sebagai satu kesatuan bangsa.
Relasi lintas suku, Agama Budaya. Gerakan ISIS yang dan HTI sangat tidak Pancasila.
"Adapun ancaman-ancaman yang lain, kita negara Indonesia akan menjadi Negara syariah akan tidak pancasilais,"tutur Pdt.Dr. Phil Karet Erari.

Pemerintah akan menindak tegas yang akan bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.President akan tegas akan menindak Organisasi yang akan menganggu Pancasila harus di hadapi. Ini keseriusan President untuk membela Negara yang berdaulatan dan berasaskan Pancasila. Ribuan Pulau yang terbentang dan NKRI yang sesuai Pancasila dan UUD 1945.