Orang Muda Bicara Pancasila

Beritash, Jakarta 6, Juni,2017---Pancasila Sebagai Falsafah Hidup Menangkal Intoleransi, Diskriminasi, Perpecahan, Ketimpangan Pembangunan, dan Korupsi
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI)

Diskusi Publik dilaksanakan pada:
Bertempat di Sekretariat Yayasan Komunikasi Indonesia, Jl. Matraman No 10, DKI Jakarta
Pembicara:
Addin Jauharudin (Komisaris PT. Garam, Ketum PB PMII 2011-2014)
Noer Fajriansyah (Direktur PT. PPI, Ketum PB HMI 2010-2012)
Tweedy Noviadi (Dosen UBK, Tenaga Ahli DPR RI, Ketum PP GMNI 2011-2015)
I Made Bawa Yasa (Koordinator Nasional Tim Sapu Bersih Lahan Tidur Kementrian Pertanian RI, Presidium Pusat KMHDI 2012-2014)
Lidya Natalia Sartono (Sekretaris Jendral Vox Point Indonesia, Direktur NCBI, Ketum PP PMKRI 2013-2015)
Ayub Manuel Pongrekun (Ketua Bidang Antar Lembaga dan Pemerintahan DPP Taruna Merah Putih, Ketum PP GMKI 2014-2016)
Andriyana (Ketum PP KAMMI 2013-2015)
Suparjo (Tenaga Ahli DPR RI, Ketum PP HIKMAHBUDHI 2014-2016)

Bersatunya para Organisasi,kita berbicara tentang Pancasila kalau tidak ada organisasi-organisasi yang lain.Ini ada perbedaan orde baru sama ordelama,adalah 3 fase yang kita harus perhatikan ada kelompok yang manfaati dan ada kelompok yang tidak tahu situasinya.

Kelompok yang terakhir adalah kelompok anak-anak dimana mereka tidak mengerti akan menjadi remaja dan dewasa. Ada beberapa satu langkah didalam tulisan-tulisan yang kita ikuti di internet yang sering memposting berita yang menjelek-jelekan suatu kelompok akan bertentangan dengan Pancasila.Termasuk kalimat-kalimat lokal yang di lontarkan.

Perjuangan GMKI bisa mempertemukan kita terima kasih bunga melihat semangat teman-teman di sini terus beserta yang mudah-mudah ini saya semakin yakin bahwa Republik Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tidak akan tergoyahkan oleh siswa yang ingin mengganti ideologi bangsa Yang mana teman-teman yang hadir.

Muhammadiyah menyerempet ke Pancasila adalah Negara kita adalah mengakaui bahwa Pancasila adalah Harga Mati, kami pemikiran sebagai pemuda Muhammadiyah, belum menyatakan jihad berarti negara ini kepingin Merdeka ada 70% yang ingin mengganti Pancasila.
60% Bangsa ini tidak ada yang mau mengganti Pancasila.
Muhammadiyah  sampai kapan dan selanjutnya yang kami juga pengen menyampaikan, bahwasanya Indonesia hari ini selama Muhammadiyah belum menyatakan atau dan ilmu belum menyatakan resolusi jihad negara akan tetap berdiri dan akan tetap NKRI menjadi harga mati kalau pun ada masih Alhamdulillah kemarin pernyataan negara istilahnya orang-orang yang hari ini apa pun ingin membaca penelitian juga dari koran yang mungkin bangsa masyarakat Indonesia lomba kelompok kecil kelompok kondisi kondisi kita dan kalau apa namanya terkait Pancasila.  "Muhammadiyah disampaikan Pancasila adalah harga mati NKRI tidak perlu dilakukan lagi Muhammadiyah akan menjadi Garda terdepan,"Bang tedi

Janji kepada bangkok tertinggi di Indonesia adalah simbol dan kawan-kawan sejarah terbentuknya agak aneh ya kenapa kok bisa tiba-tiba pancasila sebagai alat pancasila pancasila itu adalah wadah persatuan kita menyatakan tapi wadah yang mengumpulkan semua perbedaan Indonesia yang beraneka ragam dari satu sampai seratus dalam satu meja Kalau bongkaran mengatakan perhatian investasi situlah tempat berkumpulnya perbedaan yang ada pada yang berikutnya  Sebagai yang mengumpulkan semua perbedaan menginternalisasi  karena kalau pancasila sebagai dasar negara Indonesia ekonomi yang Pancasila itu bagaimana hukum yang Pancasila karena Pancasila itu tidak cepat internalisasi padahal Pancasila dan UUD 45 adalah menurut Profesor Notonegoro hitung kedudukannya sebagai contohnya adalah pemerintah menjadikan Pancasila sebagai undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang tata cara pendaftaran undang-undang itu selama itu tidak lakukanlah orde baru dengan tempatnya terlepas kontroversi Ya sudah memberikan pasir negara belajar dasar negara yang paling penting adalah bagaimana jika menurunkan Pancasila.