Patriot Garuda Nusantara (PGN) Ramah Tamah,Mengadakan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu dan kaum dhuafa dan Membagikan Sembako

Beritash, Jakarta,21 Juni 2017-Bertempat di Pondok pesantren Abdurrahman Wahid sokotunggal dengan alamat (jl.Sodong Utara 5 nomor 18 RT 09 RW 17 Cipinang pulogadung Jakarta timur) (Mako PGN).
Acara :  
1.Tahlil 7 hari santri yang meninggal dan umum
2.Buka bersama anak yatim piatu

4.Ramah tamah menyambut i'dul Fitri
Bersama KH.Nuril Arifin Husein (Abah gus Nuril) dan para tokoh lintas agama.
3.penyerahan bingkisan sembako kepada yatim-piatu dan duafa.
Bahwa UUD 1945 Pasal 27, di berikan perlindungan oleh negara, bagi setiap anak bangsa untuk melaksanakan ritual agamanya sesuai dengan agama  yang di peluknya dan di lindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945.
Yang jadi persoalan  UUD 1945 itu belum ada pelaksanaanya, belum dimunculkannya, turunkan menjadi Undang-Undang dan belum di munculkan peraturan pemerintah, akibatnya banyak orang yang merasa menjadi besar dan boleh menkafirkan saudara-saudaranya yang tidak seagama dengan mereka dan tidak ditindak oleh hukum meskipun UUD 1945 sudah memberikan perlindungan.
Maka secepatnya,pemerintah Indonesia kalau di sebut eksekutif, legislatif dan edukatifnya,segera menfollow pasal 27 tentang beragama dan perlindungan terhadap umat beragama.
Kalau Orang yang suka menkafir-kafirkan sauadaranya diluar agamanya bisa di tangkap dan dikenakan hukum dan pasal-pasal yang telah di tetapkan oleh UUD 1945. "Karna kekosongan ini di manfaatkan oleh satu kelompok yang akan menggantikan Dasar Negara,mereka bermain dengan domen TNI dan domen Polisi, Polisi tidak bisa mencegah, TNI juga tidak bisa mencegah karena mereka main di ruang abu-abu," papar KH.Nuril Aripin Husain atau yang di kenal sebagai Abah Gus nuril
Dan
Pohon tumbuh, batubaranya emasnya dan uraniumnya tidak akan pernah habis di makan oleh rakyat Indonesia kalau Indonesia itu padang pasir maka tidak ada yang namanya penjajah.
Penjajah itu bisa dari berbagai bangsa,bisa saja dari bangsa asing yang bukan Islam,bisa saja dari kelompok-kelompok yang menyembunyikan dirinya dari berbagai alasan tapi intinya supaya daerah kita itu seperti;Irian,Sumatera,Aceh,dan Ambon dibikin supaya terpecah menjadi lemah dan lalu dijajah oleh mereka.
Ketika Irian digoncang dengan kasus yang ada di Jakarta,dibuatlah Jakarta goncang sampai di Irian mengatakan di Jakarta tidak bisa di atasi tidak bisa mengayomi rakyatnya maka di lempar bola seperti Timor-timur sampai keluar dari NKRI dan perairan di Australia sangat mudah masuk mengatas namakan PBB maka habislah Indonesia.
Kekayaan Indonesia  sumber daya alam tidak pernah abis sebagai mercusuar dunia banyak tambang emasnya, uranium dan titanium".
Di tutup dengan diskusi.
Bapak Antonio adalah Pendamping Gus Nuril dalam wawancaranya didepan awak media mengatakan,"bahwa Indonesia adalah Jamrud Khatulistiwa dari Sabang Sampai Marauke dan harta karungnya tidak pernah habis diambil.