Presiden KSPI Said Iqbal Menjelaskan Sikap Kaum Buruh Terkait Beberapa Isu

Beritash, Jakarta 24 Juli 2017---Dalam Konferensi Pers ini, Presiden KSPI Said Iqbal akan memberikan penjelasan sikap kaum buruh terkait beberapa isu berikut:

1. Menolak penurunan nilai Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang akan diberlakukan Menteri Keuangan, karena hal ini akan membuat daya beli buruh makin anjlok serta bertolak belakang dengan spirit Tax Amnesty.

2. Darurat PHK BUKAN Darurat Ormas /Perppu Ormas. Menurunnya daya beli berimbas pada PHK puluhan ribu buruh di sektor ritel, garmen, keramik, dan pertambangan.

3. Menolak rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menetapkan nilai upah industri padat karya dibawah nilai upah minimum di Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi.

4. Kampanye serikat buruh se-Asia Pasifik tentang kenaikan Upah Minimum +50.

5. Rencana mempidanakan Direksi BPJS Kesehatan yang melanggar penerapan Undang-Undang BPJS. Misalnya terkait dengan ketentuan 6 bulan setelah ter PHK, buruh tidak dilayani BPJS-nya

6. Buruh akan melakukan Judicial Review UU Pemilu, khususnya pasal mengenai Presidential Threshold 20% yang menciderai demokrasi dan kedaulatan buruh dan rakyat.

7. Rencana aksi buruh se dunia membangun perdamaian dan kemanusiaan yang bertajuk #SaveAlAqsa.

Konfrensi pers ini sekaligus sebagai persiapan aksi besar kaum buruh di bulan Agustus 2017.