Sosialisasi 4Pilar MPR RI di Universitas Jayabaya Pulo Mas

Beritash 26,Juli, 2017----Mahasiswa Universitas Jayabaya mengadakan 4 Pilar MPRI dan senior-senior yang di wakili oleh Bapak Usman Sapta.
Pentingnya dalam berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar menurut saya selaku ketua panitia oleh generasi bangsa saat ini karena sosialisasi 4 pilar merupakan potensi yang paling utama bagi kita para pemuda para generasi bangsa untuk mencintai bangsanya pencipta Pancasila sebagai falsafah negara kita untuk itu bagi peserta yang hadir.

Terima kasih banyak telah memeriahkan acara ini semoga bermanfaat dan bisa diimplementasikan ke masyarakat luas untuk kedepannya dipikir sambutan kepada masyarakat sekitarnya dan mahasiswa Universitas Jayabaya Pulomas jakarta timur.

Yang diberikan kepada bapak Profesor Bachtiar kepada Mahasiswa Universitas Jayabaya dapat kesempatan untuk berada di tempat ini saya merasa sekali PGRI cara pengganti antar waktu DPD dilantik jadi waktunya terus bergeser sehingga dengan sangat menyesal tidak berada ditengah-tengah kita panitia penyelenggara eksekutif Mahasiswa dan semua segenap civitas akademika disinilah kapasitas sumber sebagai salah satu pimpinan seperti saya saya tahu bagaimana klimaksnya
Pancasila langsung masalah Pancasila bukan sekedar masa kita tidak lagi bicara tentang Apakah Pancasila kita teruskan melahirkan seorang pejuang pahlawan Mr. Muhammad Yamin dan beberapa tokoh yang memimpin  tjokrosoejoso,Haji.Hasyim tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI Panitia Sembilan merupakan satu hasil rangkuman yang begitu menarik pada proses saat ini pada sakit semua bagian-bagian yang bersalah kepada Pancasila.

Pancasila di sini disebutkan sebagai pemersatu bangsa itu saya tidak cukup karena ketua umumnya pernah mengatakan Kalau saja kita sudah bersatu,mengapa pelaksanaan Pancasila dasar negara boleh saja kita ubah bisa dengan komunisme ini sudah pernah muncul ideologi Pancasila tidak hanya sekedar dikatakan sebagai alat pemersatu tapi dia juga sebagai way of life pandangan cara hidup orang Indonesia dia juga Air a sebagai dasar filosofi bangsa Indonesia jadi ini satu proses yang panjang.

Mungkin ada satu kelompok gerakan mengatakan karena mayoritas masyarakat penduduknya beragama Islam Mengapa tidak kita jadikan kita punya dasar negara adalah Islam disebut juga sudah selesai kita diskusikan kita sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia berbicara tentang hak asasi manusia hak orang beragama orang berserikat dan sebagainya di dalam Pembukaan undang-undang Dasar 1945 yang disahkan pada tanggal 11 Agustus 1945,itu disebutkan bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa oleh sebab itu maka oleh sebab itu harus dihapuskan indonesia tentang hak asasi manusia itu jauh lebih maju dibandingkan dengan Declaration of human right pada Tahun 1948 ambil itu apalagi kita sudah pernah dijajah oleh pemerintah kolonial ratusan tahun kita sudah mengalami pelanggaran HAM yang luar biasa terhadap bangsa ini kemudian diproses itu sendiri sejak bulan April tahun 1955 Indonesia mengalami inisiatif melaksanakan Konferensi Asia Afrika yang memberikan inspirasi kepada begitu banyak negara di Asia Afrika untuk Merdeka sekarang mereka penuh yaitu Palestina dan hitam penyelenggara negara termasuk anggota DPR pemerintah itu tidak dibolehkan untuk berkunjung ke Israel karena kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel jadi satu konsistensi dari paspor di seluruh dunia berlaku tapi tidak berlaku untuk sayang tapi ada yang menarik di dalamnya di sana disebutkan bahwa ia kemudian Suci cover menjadi pembukaan Undang Dasar 45 yaitu tentang negara yang berketuhanan dengan kewajiban melaksanakan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Dengan nama-nama yang mewakili masyarakat Indonesia di bagian Timur mengatakan dasar negara kita yang umumnya beragama Nasrani segera menuju kecil untuk membahas masalah ini komedi Aceh 7 kata-kata itu kita Hapuskan saja kita ganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa ini buat kelompok Islam cuma tidak dirugikan pengertian sini itu adalah negara yang Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.