IABIE: Tingkatkan Pembangunan Manusia Dengan SDM Terbarukan

Jakarta, beritash.com- Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 sudah berlalu yang digelar meriah dengan nuansa pakaian adat, namun masih menyisakan bayangan keprihatinan terkait masalah pembangunan manusia seperti yang disoroti badan dunia UNDP.

Ketua Umum Ikatan Alumni Beasiswa Habibie (IABIE) Bimo Joga Sasongko menilai kualitas manusia Indonesia yang tergambar dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih memprihatinkan, menempatkan Indonesia dalam kategori pembangunan manusia menengah dalam peringkat 113 dari 188 negara.

Menurutnya, pemerintah saat ini perlu meningkatkan pembangunan manusia Indonesia dengan membentuk SDM terbarukan yaitu memperbaiki kualitas dan daya saing SDM bangsa yang merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

"Perlu terobosan dalam pembangunan manusia agar bisa membuahkan produktivitas yang tinggi serta meningkatnya nilai tambah lokal. Saatnya kerja yang cerdas dan berkualitas, bukan kerja asal kerja". ujarnya saat acara refleksi HUT RI 72 IABIE, (19/08) di Jakarta.

Lebih lanjut Bimo mencohtohkan SDM terbarukan menurut Presiden RI ketiga BJ.Habibie memiliki daya kreatif dan inovasi yang lebih unggul dari generasi sebelumnya.

Namun daya kreatif dan inovasi tersebut bisa berhasil apabila dilandasi dengan semangat kebersamaan, atau dengan gotong royong yang merupakan nilai tradisi keIndonesiaan yang telah membumi berabad-abad, kemudian diformulasikan secara ideologis oleh Presiden RI pertama Soekarno.

"Gotong royong bukanlah sesuatu yang sudah jadi atau given. Gotong-royong memerlukan rekayasa dan pembangunan manusia untuk mencetak SDM terbarukan yang sesuai dengan kemajuan jaman". jelasnya

Menurut Bimo juga perlu merumuskan arah dan platform gotong royong sebagai energi kolektif kebangsaan untuk hadapi persaingan global yang makin sengit. Menurut Bung Karno gotong-royong merupakan pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua. (fr)