Seorang TNI AD Memanggul Anak Sekolah Untuk Menyeberangkan

Beritash, Jakarta 4 Agustus 2017---Memanggul senjata bagi TNI adalah hal yang biasa, baik pada saat latihan mapun pada saat di daerah operasi. Karena senjata merupakan bagian penting bagi persesonel TNI dalam mempertahankan kedalautan NKRI ini. Selain pekerjaan TNI sebagaimana yang telah diposting oleh Twitter  TNI Angkatan Darat pada 1 Agustus 2017 lalu.  Foto yang viral di Medsos tersebut  terlihat seorang TNI AD yang berpangkat Sersan Kepala telah memanggul seorang anak sekolah untuk menyeberangkan sejumlah   anak sekolah. 

Kegitan penyebrangan ini rutin dilakukan setiap hari terutama pada pagi hari untuk membantu anak sekolah. Pekerjaaan ektra TNI ini tentulah bukan pekerjaan ringan tapi jiga membutuhkan keahlian khusus. Sebab jika dilihat sepintas, untuk memanggul anak sekolah sambil berpegangan di bambu tentunya harus ektra hati-hati. Karena jika tidak terbiasa  bisa barikabat fatal dan harus memiliki nyali dalam menyebarangi sungai ini. Karena ketinggian dari permukaan sungai ini sekitar dua sampai tiga meter.

Twiter  yang diposting TNI AD dengan judul Semoga di daerah @Kendari ini segera dibangun jembatan...#anaksekolah. Artinya daerah ini tidak memiliki fasilitas jalan penyebrangan belum memadai. Sehingga para abdi negara seperti TNI AD yang bertugas di sana menyempatkan diri untuk membantu anak sekolah  setiap pagi dan sorenya untuk meyebrangkan. Salah satu nitizen membalas postingan TNI AD  yaitu       إبن أبي‏ @ibnaby_ memberi  berkomentar dengan mengatakan bahwa “Bravo @tni_ad  sebenarnya ini hal sepele, tapi perhatian kalian melebihi mereka yg bertanggung jawab atas itu”.

Kebutuhan fasilitas seperti ini jika dilihat dalam foto tersebut, sungainya lebar dan dalam. Fasilitas  penyebrangan terlihat hanya dengan dengan menggunakan kayu balok yang panjangnya sekitar satu setengah meter. Kemudia kayu tersebut   di topang oleh bambu. Lalu diikat dengan tali   nilon di  tali  penyebrangan sebagai penyangga utama.   

Penyebrangan tersebut antara seberang dengan seberang   harus ada dua  orang yang menarik tali tambang sehingga    penyebrang bergerak menuju ke tepi peyebrangan. Personel  TNI yang membantu melakukan penyebrangan anak sekolah  tepatnya  di wilayah   Kodim 1306/Donggala Kendari, Sultra. Kegiatan tersebut sudah  merupakan rutinitas TNI dalam membantu warga untuk menyebrang walaupun dengan fasilitas yang sangat minim. 

Informasi yang kami ketahui bahwa  tempat peyebrangan ini dianggap efektif. Karena jika menggunakan jalan, tentunya akan   memakan waktu  lama untuk sampai ke tujuan. Jika menggunakan fasilatas penyebarangan ini hanya butuh waktu sekitar beberapa menit saja. Harapan kita bersama semoga pemerintah segera merealisasikan pembuatan jembatan penyebrangan untuk membantu masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Oleh karenanya kita berharap kedepan agar fasilatas jembatan di sungai tersebut harus segera dihadirkan. Mengingat jembatan tersebut sangat penting untuk digunakan para anak sekolah dalam meraih cita-citanya.  Genarsi penerus bangsa itu ada pada anak sekolah. Untuk medukung cita-cita para generasi penerus tentunya harus ditunjang sejumalah fasiltas. Termasuk untuk membangun jembatan penyebrangan didaerah itu. Walaupun TNI tulus dalam penyebrangan,   namun pemerataan pembangunan harus juga dapat dirasakan oleh rakyat di wilayah lain tanpa kecuali.