PERINGATAN HARI PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI 2011 Ceramah Umum Kesejarahan “Pendidikan Sejarah Mempererat Kebinekaan dalam Bingkai NKRI"

Beritash.com

Sejarah mengajarkan pada kita bahwa bangsa Indonesia adalah perwujudan dalam usah bersama untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur dengan menghargai segenap perbedaan yang ada di antara kita.Sejarah  mengajarkan bahwa jiwa bangsa kita adalah Pancasila Bung Karno menyebut Pancasila sebagai “landasan filosofis" negara kita, “pikiran yang sedalam-dalamnya. jiwa dan hasrat yang sedalam-dalamnya,untuk di atasnya didirikan gedung lndonesia Merdeka yang kekal dan abadl".Pancasila adalah sumber dari segala sumber pemikiran kebangsaan kita yang sangat bhinneka.Di dalamnya kita temukan pencerminan dari watak  bangsa Indonesia yang religius, humanis,nasionalis, demokratis dan mengutamakan keadilan sosial.Di dalamnya kita temukan saripati dari segenap pemikiran dan praktik hidup bangsa Indonesia yang demikian beragam tetapi dipersatukan oleh upaya pembebasan dari belenggu penjajahan dun keinginan Iuhur untuk membangun susunan hidup baru yang merdeka adil dan makmur.Pancasila bukanlah prinsip yang diciptakan dalam angan-angan belaka,melainkan disimpulkan, disarikan, dari sejarah pergerakan rakyat Indonesia untuk
menghapuskan segala bentuk penjajahan.

Kesadaran akan Pancasiia pada dasarnya merupakan kesadaran akan kebinekaan sekaligus kesatuan. Dengan Pancasiia,kita sadar bahwa kita ini beragam dalam pandangan hidup, kepercayaan dan kebiasaan namun tetap dipersatukan oIeh visi kebangsaan yang sama, diikat
oleh semangat untuk bergotong-royong bersama.Kesadaran ini mesti terus dipupuk lewat pelajaran sejarah.Tanpa wawasan sejarah yang kokoh kita akan menjadi bangsa yang mudah lupa pada akarjati diri kita,Iupa pada asal dan tujuan bangsa kita.Tanpa pendidikan sejarah yang peka pada hakikat kcbinekaan Indonesia, kita akan jatuh pada konflik sektarian yang tak berkesudahan.Tanpa pendidikan sejarah yang mengingatkan terus-menerus pada semangat gotong-royong yang meiandasi paham kebangsaan kita, sulit rasanya kita menjadi bangsa yang bhinneka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam rangka mempenrigati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017, Direktora Sejarah, Direktorat Jenderai Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa menyelenggarakan serangkaian kegiatan diantaranya Ceramah Umum Kesejaraha Pendidikan Sejarah Mempererat Kebinekaan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)"yang merupakan serangkaian kegiatan GENTA (Gerakan Nasional Cinta Tanah Air). Ceramah umum dilaksanakan pada hari Senin,tangga 28 Agustus 2017, di Graha Lantai 3, Gedung A, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Ceramah Umum Kesejarahan dihadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari Guru Sejarah SMA/SMK/MA dan
Guru IPS tingkat SMP/MTs, Mahasiswa dan Instansi terkait.

Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB diawali dengan meyanyikan lagu Indonesia Raya 3 dr anda, di lanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Direkrut Jendral Kebudayaan. Acara ceramah umum kesejahteraan di buka Menteri kebudayaan yang diawali dengan,sambutan di lanjutkan persembahan lagu-lagu Naaional oleh Sigit Arditya puncak acara adalah sesi ceramah dan tanya jawab, dengan nara sumber yaitu buya syafii maarif(Mawardi (maarif Institud ) dan Drs, Bambang budiono sugiarto ,Kaos.( UKP-PIP) yang di pandu oleh hilmar farid (Direktur jendral Ke budayaan) acara umum di tutup dengan ramah tamah bersama.