Literasi Budaya Sebagai Salah Satu Kegiatan Dalam Face Dema Fakultas Syariah Dan Hukum

                                  Salah satu penampilan ORDA dalam Festival Budaya (Senin, 4/12/17)
Jakarta, beritash.com- Serangkaian kegiatan FACE (Festival of Academic Culture and Economic) yang di selenggarakan oleh Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum mulai dari Senin, 4 Desember 2017 sampai dengan hari ini mendekati penutupan kegiatan yakni Senin, 11 Desember 2017. Hari pertama diawali dengan Karnaval ORDA (Organisasi Daerah) yang ada dilingkup kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

setiap orda menggunakan ciri khas pakaian dan pernak-pernik daerahnya masing-masing serta menampilkan kesenian khas daerahnya yang langsung dinilai oleh para juri yang langsung di pimpin oleh Wakil Dekan II yaitu DR. H. Dudang Gojali, M.Ag., dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa “FACE adalah kegiatan yang sangat menginspirasi seluruh civitas akademika di UIN SGD Bandung, melalui festival budaya dan pentas seni daerah kita disadarkan bahwa perbedaan adalah fitrah yang diberikan Allah SWT maka seharusnya kita menikmati itu sebagai salah cara untuk membangun persatuan umat Islam dalam berbangsa dan bernegara”.

Festival budaya ini merupakan salah satu media literasi dalam ranah budaya, dimana kreativitas mahasiswa dituangkan dalam inovasinya dengan menggunakan budaya sebagai ajang penampilan seni dan menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri akan budaya yang merka miliki meskipun sedang tidak berada di daerah asalnya. Hal ini pula menjadikan mahasiswa semakin menghargai dan mencintai NKRI.

Terdapat 13 ORDA yang mengikuti festival budaya ini yakni HIMAKA, KMM, KM JATIM, KM JATENG, KARPACK, KABMASU, ARMALAYA, KEMALA, KEMUNING, KEMPAKA DAN IKMAWATI. Antusiasme mahasiswa terhadap kegiatan ini semakin terasa ketika setiap ORDA menampilkan kreasi seninya baik dalam bentuk seni tari, drama, suara maupun yang lainnya.

Salah satu tanggapan positif dikemukakan oleh mahasiswa dari ORDA KARMAPACK yang mengatakan “Alhamdulillah rasa syukur dan terimakasih kami sampaikan kepada DEMA FSH yang mengadakan kegiatan festival budaya kali pertama ini, semoga kedepannya acara seperti ini dapat diselenggarakan kembali” ungkapnya.

Festival budaya ini merupakan salah satu program unggulan dari bidang ORASI (Olahraga dan Seni) DEMA FSH, kedepannya diharapkan menjadi program kerja yang berkelanjutan dan mengalami perbaikan yang lebih signifikan dengan belajar dari kekurangan yang ada pada festival budaya tahun ini. (Azmi Ro’yal Aeni)